Makanan Untuk Penderita Katarak

Makanan Untuk Penderita Katarak

 

Makanan Untuk Penderita Katarak – Katarak merupakan salah satu penyakit mata yang serius. Pasalnya, ketika menderita penyakit katarak, penglihatan Anda menjadi kabur. Selain itu, Anda menjadi sulit mengenali warna dan tidak dapat melihat dengan kontras. Hal ini tentu mengganggu aktivitas sehari-hari Anda.

Siapapun dapat memiliki mata katarak, karena faktor risiko terbesarnya adalah usia. Mata katarak dapat menyulitkan Anda untuk berinteraksi dengan orang lain karena akan sulit bagi Anda membaca ekspresi wajah mereka. Terlebih lagi, mata yang berkabut akibat katarak bisa menyulitkan Anda untuk membaca atau menyetir mobil, terutama di malam hari.

Makanan Untuk Penderita Katarak

jika anda penderita katarak, ada beberapa jenis makanan untuk penderita katarak yang sangat baik untuk di konsumsi :

  1. Wortel

Sudah banyak yang tahu bahwa manfaat wortel yang satu ini kaya vitamin A sehingga sangat baik mengobati mata, tidak terkecuali dengan penyakit katarak. Anda cukup mengonsumsi satu gelas jus wortel setiap hari dan buktikan bahwa katarak Anda semakin membaik. Makanan Untuk Penderita Katarak

  1. Labu

Labu juga bisa dijadikan makanan untuk penderita katarak. Karena labu memiliki kandungan yang kaya akan vitamin A yang sangat baik untuk mata. Anda mungkin memerlukan blender dan banyak air untuk menjadikan labu benar-benar halus dan minumlah setiap satu hari sekali. Makanan Untuk Penderita Katarak

  1. Tomat

Bagi anda yang ingin terhindar dari resiko tinggi untuk terkena dampak buruk dari katarak  yang bisa merugikan atau bahkan sampai membahayakan kesehatan tubuh, maka salah satu Makanan Untuk Penderita Katarak yang DIANJURKAN untuk dikonsumsi dalam upaya untuk mencegah agar terhindar dari resiko tinggi untuk terkena dampak buruk dari penyakit katarak adalah tomat. Makanan Untuk Penderita Katarak

Di dalam tomat terdapat kandungan yang sangat bagus untuk didapatkan oleh penderita katarak, oleh karena itu penderita katarak sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi tomat agar terhindar dari resiko tinggi untuk terkena dampak buruk dari katarak yang bisa merugikan dan bahkan sampai membahayakan kesehatan.

  1. Bawang putih

Ternyata makan bawang putih mentah-mentah akan membantu penyakit katarak. Hal ini karena bawang putih mengandung bahan antioksidan, antibiotik dan sangat baik dalam menyembuhkan penyakit. Anda cukup makan 2-3 siung bawang putih setiap harinya untuk mengurangi dan menyembuhkan katarak secara perlahan.

  1. Telur

Makanan Untuk Penderita Katarak lain yang dianjurkan untuk dikonsumsi dalam upaya untuk mencegah agar terhindar dari resiko tinggi untuk terkena dampak buruk dari katarak yang bisa merugikan kesehatan tubuh adalah dengan mengkonsumsi telur.

Siapa sangka ternyata telur ini memiliki manfaat yang begitu istimewa dan sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita katarak yang ingin terhindar dari resiko tinggi untuk terkena dampak buruk dari katarak. Makanan Untuk Penderita Katarak

  1. Makan bayam

Bayam bukan hanya untuk tubuh yang ternutrisi, bayam juga sangat baik untuk mata. Bayam mengandung banyak karotenoid sehingga dapat membantu penyembuhan penyakit katarak. Anda bisa merebusnya sebentar dan makan seperti biasa. Cukup dua porsi per hari akan membantu penyembuhan penyakit.

  1. Alpukat

Perlu untuk diketahui kalau alpukat merupakan salah satu buah yang memiliki manfaat luar biasa untuk kesehatan dan juga untuk membantu pengobatan penyakit, salah satu manfaat luar biasa dari buah alpukat adalah bisa membantu untuk mencegah agar terhindar dari resiko tinggi terkena dampak buruk dari katarak yang bisa merugikan atau bahkan sampai membahayakan kesehatan tubuh. Makanan Untuk Penderita Katarak

Oleh karena itu untuk anda yang ingin terhindar dari resiko tinggi untuk terkena dampak buruk dari katarak yang bisa merugikan atau bahkan sampai membahayakan kesehatan tubuh, maka sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi buah alpukat.

  1. Ikan Salmon

Perlu untuk diketahui kalau alpukat merupakan salah satu buah yang memiliki manfaat luar biasa untuk kesehatan dan juga untuk membantu pengobatan penyakit, salah satu manfaat luar biasa dari buah alpukat adalah bisa membantu untuk mencegah agar terhindar dari resiko tinggi terkena dampak buruk dari katarak yang bisa merugikan atau bahkan sampai membahayakan kesehatan tubuh. Makanan Untuk Penderita Katarak

Oleh karena itu untuk anda yang ingin terhindar dari resiko tinggi untuk terkena dampak buruk dari katarak yang bisa merugikan atau bahkan sampai membahayakan kesehatan tubuh, maka sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi buah alpukat.

  1. Bilberry

Buah bilberry termasuk salah satu jenis makanan untuk penderita katarak. Buah bilberry juga sangat baik untuk memelihara kesehatan mata. Buah ini akan bekerja dengan baik untuk membuat aliran darah ke daerah pembuluh darah dari bagian mata menjadi semakin kuat. Hasilnya adalah jaringan di sekitar mata akan menjadi lebih kuat. Karena itu konsumsi buah bilberry atau ekstrak buah bilberry sangat disarankan.

  1. Suplemen S.Lutena

Suplemen kesehatan mata juga bagus sebagai makanan untuk penderita katarak. S.Lutena adalah suplemen kesehatan bertaraf internasional yang sangat laris dan terkenal di dunia. S.Lutena hadir sebagai sebuah solusi terbaik obat mata yang menyelaraskan kebutuhan lutein harian tubuh kita yang diyakini sebagai anti oksidan pelindung mata kita.

Obat Mata Katarak HerbalS.Lutena memiliki efek terapi tinggi untuk penyakit mata dan berbagai penyakit berat lainnya. Dengan kandungan buah dan sayur + DHA yang 100% alami, produk ini telah membantu banyak orang terbebas dari penderitaan panjang berbagai penyakit mata maupun penyakit lainnya. Produk ini juga sangat terkenal dan banyak di gunakan di hampir seluruh negara di dunia. SLutena untuk mata sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

Manfaat S.Lutena Untuk Mata

  • Mampu meningkatkan penglihatan.
  • Mampu memperbaiki rabun senja.
  • Mampu memperbaiki rabun jauh/dekat.
  • Mampu memperbaiki astigmatisme (silinder).
  • Mampu memperbaiki katarak.
  • Mampu memperbaiki “floaters”.
  • Mampu meningkatkan mutasi makula lutea.
  • Dapat menyembuhkan penglihatan orang buta.

Khasiat lain dari S Lutena adalah ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi, Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb. Makanan Untuk Penderita Katarak

Makanan Untuk Penderita Katarak

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pencegahan Katarak Pada Mata

Pencegahan Katarak Pada Mata

Pencegahan Katarak Pada Mata – Katarak adalah kondisi mata di mana lensa mata menjadi keruh dan berawan. Penderita katarak akan merasa seperti melihat jendela berasap. Sebagian besar katarak berkembang perlahan dan awalnya tidak terasa mengganggu. Namun lama kelamaan, katarak akan mengganggu penglihatan dan membuat pasien sulit menyetir, membaca dan melakukan aktivitas rutinnya.

Pencegahan Katarak Pada Mata

Seberapa umumkah katarak?

Katarak merupakan kondisi mata yang umum terjadi. Kondisi ini biasanya terjadi pada laki-laki dan perempuan yang berusia lanjut. Anda dapat menurunkan risiko katarak dengan mengontrol faktor risiko Anda. Diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Katarak dapat terjadi pada satu atau kedua mata namun tidak dapat menyebar dari satu mata ke mata yang lain. Beberapa tanda dan gejala katarak adalah:

  • Pandangan kabur seperti berkabut
  • Warna di sekitar terlihat memudar
  • Rasa silau saat Anda melihat lampu mobil, matahari atau lampu. Anda juga dapat melihat lingkaran di sekeliling cahaya
  • Pandangan ganda
  • Penurunan penglihatan di malam hari
  • Sering mengganti ukuran kacamata

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala katarak yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala katarak tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Pencegahan Katarak Secara Alami

Setiap orang yang terkena katarak mungkin tidak akan berpikir jika kelak menjadi buta karena katarak. Meskipun katarak bisa disembuhkan dengan operasi namun pencegahan katarak secara alami sejak awal menjadi langkah yang sangat penting. Berikut ini adalah cara pencegahan katarak pada mata yang bisa Anda lakukan sejak awal :

  1. Melakukan Pemeriksaan Mata

Melakukan pencegahan katarak secara alami dengan  periksakan ke dokter jika mengalami gangguan pada mata. Jangan menunda apapun jika anda merasakan gejala penyakit katarak walau sangat kecil.

  1. Hindari Paparan Asap Rokok

Bahaya asap rokok juga sangat berbahaya untuk mata, salah satunya bisa meningkatkan resiko terkena katarak. Asap mengandung nikotin yang sangat berbahaya termasuk zat kimia yang akan merusak kebersihan mata. Anda bisa mencoba untuk tidak terkena asap rokok sejak masih muda.

  1. Konsumsi Makanan Sehat

Sebuah penelitian membuktikan bahwa orang yang memiliki kadar gula darah tinggi atau penderita diabetes maka resiko katarak akan lebih besar dibandingkan orang sehat. Karena itu kemampuan tubuh untuk mengatasi gula darah yang tinggi ternyata juga sangat mempengaruhi mata. Untuk itu biasakan mengkonsumsi makanan yang sehat penuh dengan vitamin A, beta karoten, antioksidan, vitamin C dan vitamin E. Batasi jumlah konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dan gula.

  1. Lindungi Mata dari Sinar UV

Melindungi mata dari bahaya sinar UV memang sangat tepat dilakukan. Anda harus berusaha menggunakan kacamata saat bekerja atau menyetir pada siang hari. Bahaya sinar ultraviolet untuk mata, bisa mempercepat pembentukan katarak. Jika Anda tidak merasa nyaman dengan kacamata maka gunakan topi yang lebar untuk menutupi area mata.

  1. Jangan Minum Alkohol

Kebiasaan minum alkohol juga bisa meningkatkan resiko terkena katarak. Banyak orang yang memang tidak menyadari bahwa alkohol bisa merusak mata.

  1. Konsumsi Makanan Sumber Beta Karoten

Makanan yang mengandung beta karoten ternyata tidak hanya untuk mencegah kanker. Sebab makanan ini sangat baik untuk pencegahan katarak secara alami. Beta karoten adalah vitamin yang bisa larut dalam lemak karena itu sangat disarankan untuk dikonsumsi bersamaan. Makanan yang menjadi sumber beta karoten misalnya adalah kangkung, wortel, papaya, lobak, sawi, ubi jalar dan bayam. Mulai sekarang Anda bisa mengkonsumsi makanan ini setiap hari atau sesering mungkin.

  1. Konsumsi Makanan Tinggi Vitamin C

Antioksidan adalah bahan yang bisa mencegah proses stress oksidatif. Proses ini terjadi karena adanya zat radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Beberapa jenis makanan yang mengandung antioksidan terdiri dari vitamin C. ini adalah jenis vitamin yang bisa menghalangi proses terbentuknya katarak. Sangat disarankan untuk mengkonsumsi setidaknya 250 mg vitamin C untuk setiap hari demi pencegahan katarak. Beberapa sumber makanan yang disarankan untuk dikonsumsi adalah seperti jambu merah, jeruk, brokoli, sayuran berdaun hijau, kiwi, papaya, dan paprika.

  1. Konsumsi Makanan Tinggi Vitamin B2 dan B3

Berbagai jenis makanan yang mengandung vitamin B2 dan B3 ternyata sangat baik untuk menjaga kesehatan mata. Makanan yang mengandung vitamin B memang bukan termasuk dalam golongan antioksidan, namun mampu melindungi lensa mata dari katarak. Orang yang kekurangan niasin dan riboflavin akan mengalai resiko katarak yang lebih besar. Beberapa jenis makanan yang mengandung riboflavin adalah seperti daging tanpa lemak, yogurt, susu, almond, kopi dan bayam. Sementara makanan yang tinggi niasin adalah seperti ikan tuna, daging ayam tanpa kulit, kalkun, ikan salmon, kacang merah, jamur dan biji bunga matahari.

  1. Konsumsi Makanan Tinggi Zeaxanthin dan Lutein

Salah satu jenis antioksidan yang sangat penting untuk mata adalah zeaxanthin dan lutein. Dua jenis zat antoksidan ini termasuk dalam golongan karotenoid yang banyak ditemukan pada bagian lensa mata. Bahkan karotenoid ini memiliki fungsi untuk menjaga agar lensa mata tetap selalu bersih. Semua jenis radikal bebas akan dilawan oleh zat-zat ini. Bahkan konsumsi zeaxhantin dan lutein akan membantu mata agar terlindungi dari bahaya sinar matahari. Beberapa jenis makanan yang bisa dikonsumsi adalah seperti bayam, lobak, sawi, kale, kacang hijau, selada, labu, asparagus, okra dan paprika hijau.

Itulah beberapa cara pencegahan katarak pada mata yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi resiko terkena katarak. Semoga artikel mengenai pencegahan katarak pada mata diatas dapat bermanfaat.

Pencegahan Katarak Pada Mata

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Syarat Operasi Katarak

Syarat Operasi Katarak

 

Syarat Operasi Katarak – Katarak adalah kondisi mata di mana lensa mata menjadi keruh dan berawan. Penderita katarak akan merasa seperti melihat jendela berasap. Sebagian besar katarak berkembang perlahan dan awalnya tidak terasa mengganggu. Namun lama kelamaan, katarak akan mengganggu penglihatan dan membuat pasien sulit menyetir, membaca dan melakukan aktivitas rutinnya.

Untuk mengatasi katarak dapat dilakukan dengan operasi katarak. Seperti namanya, operasi katarak adalah prosedur untuk mengobati katarak, kondisi progresif yang ditandai oleh kekeruhan pada lensa mata. Prosedur ini dilakukan dengan mengangkat dan mengganti lensa yang keruh untuk memperbaiki penglihatan pasien. Berkat perkembangan modern dalam teknologi bedah, operasi mata katarak menjadi salah satu operasi mata yang paling aman dan sering dilaksanakan.

Syarat Operasi Katarak

Operasi katarak adalah pilihan pengobatan utama bagi pasien katarak. Seperti glaukoma, kebanyakan kasus katarak disebabkan oleh proses penuaan alami dan berkembang secara bertahap. Faktor lain yang dapat meningkatkan risiko katarak adalah penyakit genetik, trauma berat pada mata, operasi mata yang pernah dijalani, dan peradangan intraokular. Terkadang, katarak dapat berkembang lebih cepat dan menyerang pasien berusia muda. Katarak dini ini lebih umum ditemukan pada pasien diabetes, perokok, individu yang terkena sinar UV atau radiasi ion berlebih, dan mereka yang mengonsumsi steroid. Obat-obat seperti statin dan phenothiazine juga dapat memperburuk atau memicu katarak, jika digunakan berkelanjutan.

Pada tahap awal, penglihatan pasien akan menjadi buram atau berkurang. Pasien juga dapat kesulitan membaca dan melihat bayangan yang tidak alami. Ini adalah gejala awal katarak. Jika tidak ditangani, lama-kelamaan seluruh lensa mata akan menjadi keruh. Akibatnya, pasien kehilangan kemampuan penglihatannya.

Karena manfaatnya yang sangat besar, banyak pasien katarak yang menjalani operasi. Prosedur ini dapat mengangkat lensa yang keruh secara permanen, memperbaiki penglihatan, dan mengurangi ketergantungan terhadap kacamata dan lensa kontak.

Syarat Operasi Katarak

Berikut beberapa syarat operasi katarak yang harus Anda ketahui :

  1. Tes USG

Sebelum melakukan operasi katarak dokter biasanya akan sangat menganjurkan Anda untuk melakukan USG, sebagai syarat utama operasi. Tujuannya adalah untuk mengukur dan membentuk bagian mata Anda dengan tepat. Hal ini nantinya akan membantu Anda untuk bisa menentukan jenis lensa implant mana yang paling tepat dipasangkan pada mata Anda. Syarat Operasi Katarak

  1. Behenti mengkonsumsi beberapa obat

Jika Anda sedang melakukan pengobatan tertentu, biasanya sebelum operasi Anda dianjurkan sekali untuk tidak mengkonsumsi obatnya. Tujuannya agar tidak meningkatkan adanya resiko pendarahan. Sehingga akan lebih baik jika Anda bisa berkonsultasi lebih dulu pada dokter mengenai obat-obatan yang sedang Anda konsumsi.

  1. Memakai obat tetes mata

Sebagai langkah pengurang resiko infeksi, dokter juga biasanya akan memberikan resep obat tetes mata jenis antibiotik agar bisa Anda gunakan. Anjuran penggunaannya biasanya 1-2 hari sebelum Anda melakukan operasi katarak. Syarat Operasi Katarak

  1. Puasa

Pada umumnya syarat melakukan puasa memang diharuskan untuk semua operasi. Instruksi yang biasanya diberikan dokter adalah Anda harus berpuasa selama 12 jam dan tidak boleh mengkonsumsi makanan dan minuman apapun. Syarat Operasi Katarak

  1. Gunakan pakaian yang nyaman dan memakain kacamata hitam

Sebelum menjalankan operasi katarak akan lebih baik jika Anda bisa memakai pakaian yang sangat nyaman dan tidak mengganggu Anda. Pemakaian kacamata hitam juga sangatlah dianjurkan, tujuannya adalah untuk melindungi mata agar terhindar dari sinar matahari yang terlalu berlebihan. Untuk sementara waktu, Anda juga sebaiknya menghindari penggunaan parfum, pelembab wajah dan bulu mata palsu. Pokoknya Anda harus benar-benar melindungi kondisi mata Anda. Syarat Operasi Katarak

Bagaimana Prosedur Operasi Katarak Dijalankan?

Dokter mata akan meneteskan obat khusus yang fungsinya memperlebar pupil. Setelah pupil melebar, dokter akan memberikan anestesi lokal pada mata sehingga daerah mata akan baal selama operasi. Operasi katarak dilakukan dengan menghancurkan lensa yang mengalami katarak dengan alat khusus. Setelah lensa hancur, lensa yang mengalami katarak diangkat dari bola mata dan diganti dengan lensa buatan (IOL).

Langkah Pemulihan

Beberapa langkah yang dapat membantu pemulihan mata pasca operasi katarak, antara lain:

  • Hindari menyentuh mata.
  • Gunakan tetes mata sesuai anjuran dokter untuk meringankan rasa tidak nyaman pascaoperasi.
  • Hindari masuknya benda apa pun ke dalam mata, seperti sabun atau air.
  • Jangan mengenakan make up pada mata selama setidaknya 4 minggu.
  • Jangan berenang selama 4-6 minggu.
  • Jangan naik pesawat tanpa persetujuan dokter.
  • Jangan menyetir kendaraan sampai diizinkan dokter.
  • Biasanya setelah operasi katarak, Anda perlu memakai kacamata rabun dekat atau rabun jauh atau bahkan kombinasi keduanya. Hal ini karena lensa mata buatan tidak dapat fokus pada jarak tertentu.

Pasca operasi, mata dapat benar-benar pulih dalam waktu sekitar dua bulan. Sebagian besar orang akan mengalami perbaikan daya penglihatan setelah operasi. Anda akan dapat melihat cahaya tanpa kesilauan, bisa membedakan warna karena terlihat lebih terang, dan bisa melihat benda dengan fokus. Setidaknya, dibutuhkan waktu sekitar 4-6 minggu untuk pulih sepenuhnya, setelah Anda melakukan operasi katarak.

Komplikasi dan Risiko Operasi Katarak

Untuk mencegah komplikasi setelah operasi katarak, pasien sebaiknya tidak melakukan aktivitas berat dan mengangkat benda berat selama satu minggu. Membungkuk dan olahraga juga tidak dianjurkan karena dapat memberikan tekanan pada lensa mata baru.

Pasien harus mengingat bahwa dalam masa penyembuhan, mata sangat rentan terkena infeksi. Karena itu, pasien harus menjaga agar mata tetap bersih dan kering. Air, terutama di pemandian air panas dan kolam renang, dapat mengandung kontaminan yang dapat menyebabkan infeksi.

Kemungkinan efek samping dan komplikasi lain dari operasi katarak adalah:

  • Perdarahan
  • Bagian dalam mata terasa tertekan
  • Penumpukan cairan
  • Kelopak mata turun
  • Katarak setelah operasi – Ini terjadi ketika jaringan lensa yang seharusnya menyokong IOL tertinggal saat operasi dan terkena katarak. Namun, perawatan laser yang baru dapat memperbaiki komplikasi ini secara permanen.

Komplikasi yang lebih serius adalah retina terlepas atau lensa mata yang baru menjadi longgar. Retina terlepas adalah masalah mata serius yang terjadi ketika lapisan tipis di belakang retina tertarik dari pembuluh darah yang memberikan oksigen. Kondisi ini membutuhkan penanganan dengan segera. Sekian artikel mengenai syarat operasi katarak. Semoga bermanfaat …

Syarat Operasi Katarak

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Persiapan Sebelum Operasi Katarak

Persiapan Sebelum Operasi Katarak

 

Persiapan Sebelum Operasi Katarak – Katarak adalah kondisi mata di mana lensa mata menjadi keruh dan berawan. Penderita katarak akan merasa seperti melihat jendela berasap. Sebagian besar katarak berkembang perlahan dan awalnya tidak terasa mengganggu. Namun lama kelamaan, katarak akan mengganggu penglihatan dan membuat pasien sulit menyetir, membaca dan melakukan aktivitas rutinnya.

Katarak merupakan kondisi mata yang umum terjadi. Kondisi ini biasanya terjadi pada laki-laki dan perempuan yang berusia lanjut. Anda dapat menurunkan risiko katarak dengan mengontrol faktor risiko Anda. Diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Persiapan Sebelum Operasi Katarak

Persiapan Sebelum Operasi Katarak

Tanda-tanda & gejala

Katarak dapat terjadi pada satu atau kedua mata namun tidak dapat menyebar dari satu mata ke mata yang lain. Beberapa tanda dan gejala katarak adalah:

  • Pandangan kabur seperti berkabut. Persiapan Sebelum Operasi Katarak
  • Warna di sekitar terlihat memudar. Persiapan Sebelum Operasi Katarak
  • Rasa silau saat Anda melihat lampu mobil, matahari atau lampu. Anda juga dapat melihat lingkaran di sekeliling cahaya. Persiapan Sebelum Operasi Katarak
  • Pandangan ganda. Persiapan Sebelum Operasi Katarak
  • Penurunan penglihatan di malam hari. Persiapan Sebelum Operasi Katarak
  • Sering mengganti ukuran kacamata. Persiapan Sebelum Operasi Katarak

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala katarak yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala katarak tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Persiapan Sebelum Operasi Katarak

Penyebab dan Faktor Risiko Katarak

Proses mengeruhnya lensa saat mengalami penuaan belum diketahui dengan jelas. Meski demikian, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena katarak, antara lain:

  • Mata yang terlalu sering terpapar sinar matahari.
  • Penyakit tertentu, misalnya diabetes, kerusakan retina yang diturunkan (retinitis pigmentosa), atau radang pada lapisan tengah mata (uveitis).
  • Konsumsi kortikosteroid dalam jangka panjang.
  • Pernah menjalani operasi mata. Persiapan Sebelum Operasi Katarak
  • Pernah mengalami cedera pada mata.
  • Memiliki keluarga dengan riwayat katarak
  • Pola makan yang tidak sehat dan kekurangan
  • Konsumsi minuman beralkohol dalam jumlah banyak secara rutin
  • Merokok. Persiapan Sebelum Operasi Katarak

Katarak yang ada pada mata Anda, tentunya akan mengganggu aktivitas penglihatan mata sehari – hari. Jika ingin hal tersebut tidak mengganggu, Anda dapat memikirkan untuk membersihkannya melalui proses operasi. Ada banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum mengambil langkah serius ini. Baik dari psikologi dan biologi harus dipersiapkan dengan matang. Persiapan Sebelum Operasi Katarak

Ada beberapa hal yang dianjurkan untuk dipersiapkan jauh sebelum Anda memutuskan untuk melakukan operasi mata katarak, seperti:

  1. Kesiapan Mental

Pastinya ada perasaan takut dan gelisah karena organ yang akan dioperasi adalah mata. Hal ini sangatlah wajar dan dialami oleh setiap orang. Oleh karena itu, persiapkan mental dan diri Anda secara baik dengan selalu berpikir positif.

  1. Kematangan katarak

Ketika katarak sudah benar – benar matang dan diindikasikan untuk segera melakukan operasi, dokter akan segera menginformasikannya kepada Anda, sehingga katarak tidak akan bertambah parah. Persiapan Sebelum Operasi Katarak

  1. Keramas

Ketika selesai dilakukannya operasi, maka Anda tidak akan diperbolehkan untuk keramas selama kurang lebih 1 minggu demi menjaga bekas operasi tidak infeksi jika ada air kotor yang mengenai mata. Oleh karena itu, keramaslah sebelum operasi.

  1. Kontrol rutin

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya Anda tidak pernah absen dalam mengontrol kondisi mata Anda. Lakukan kontrol sesuai dengan petunjuk dokter dan jangan mengundur – undur waktu kontrol yang sudah ditentukan.

Kemudian, dibawah ini adalah beberapa persiapan yang harus anda lakukan dalam mempersiapkan operasi katarak: Seminggu atau jauh sebelum operasi, dokter akan melakukan tes USG untuk mengukur ukuran dan bentuk mata Anda. Hal ini dilakukan untuk menentukan jenis lensa implan yang tepat untuk mata Anda.

  • Anda mungkin juga diminta untuk berhenti mengonsumsi beberapa pengobatan yang dapat meningkatkan risiko pendarahan selama prosedur operasi. Jika Anda sedang dalam tahap mengonsumsi obat untuk masalah prostat, beri tahu dokter, sebab beberapa jenis obat tersebut dapat mengganggu operasi katarak.
  • Gunakan obat tetes mata untuk mengurangi risiko terhadap infeksi. Dokter juga akan meresepkan obat tetes mata antibiotik untuk digunakan selama satu sampai dua hari sebelum operasi. Persiapan Sebelum Operasi Katarak
  • Sama seperti beberapa operasi tertentu, Anda juga akan diminta untuk berpuasa sebelum operasi. Intruksi yang diberikan biasanya Anda tidak boleh makan atau minum selama 12 jam sebelum operasi. Persiapan Sebelum Operasi Katarak
  • Jangan lupa sebaiknya Anda memakai pakaian yang nyaman dan membawa kacamata hitam ketika pergi ke rumah sakit untuk menjalani operasi. Jangan menggunakan parfum, krim aftershave, atau pewangi lainnya. Tidak masalah jika Anda ingin menggunakan pelembap wajah, namun hindari makeup dan bulu mata palsu.
  • Bersiap-siap untuk fase penyembuhan. Biasanya, Anda bisa pulang pada hari yang sama setelah operasi berlangsung, tetapi Anda tidak diizinkan untuk menyetir kendaraan sendiri. Jadi, pastikan Anda ditemani dan ada yang mengantar pulang setelah operasi. Dokter akan melihat terlebih dahulu keadaan Anda, jika memang diperlukan, beliau akan membatasi aktivitas seperti membungkuk, dan mengangkat selama seminggu setelah operasi

Itulah persiapan sebelum operasi katarak yang harus dilakukan dan diperhatikan dengan baik. Persiapan sebelum operasi katarak ini harus benar-benar diperhatikan agar operasi katarak dapat berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang maksimal. Setelah melakukan operasi katarak, tentunya tahap selanjutnya adalah masuk pada fase penyembuhan. Anda biasanya akan dibolehkan langsung pulang ke rumah pasca melakukan operasi. Namun Anda tidak diizinkan untuk menyetir mobil atau motor sendiri. Sehingga pastikan lah bahwa ada orang yang menemani saat sebelum dan setelah melakukan operasi pengangkatan katarak. Persiapan Sebelum Operasi Katarak

Jika ternyata katarak dialami oleh bayi yang baru saja lahir, sebaiknya para orang tua harus sudah mengetahui ciri-ciri mata katarak pada bayi agar bisa segera melakukan prosedur pengobatan dengan segera. Karena jika dibiarkan terlalu lama bisa menghambat pada perkembangan penglihatan anak, bahkan kondisinya akan semakin parah dan menyebabkan kebutaan. Persiapan Sebelum Operasi Katarak

Persiapan Sebelum Operasi Katarak

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Pantangan Setelah Operasi Katarak

Pantangan Setelah Operasi Katarak

 

Pantangan Setelah Operasi Katarak – Operasi katarak umumnya berjalan singkat sekitar 30 menit, dan jarang menimbulkan adanya komplikasi. Setelah melakukan operasi menghilangkan katarak ini, biasanya Anda diwajibkan untuk beristirahat selama 30 menit hingga 1 jam untuk mengurangi rasa pusing akibat anestesi.

Untuk memaksimalkan hasil operasi, ada baiknya Anda mematuhi beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan setelah operasi. Namun, ada baiknya Anda juga mengetahui apa dan bagaimana operasi katarak dilakukan, seperti penjelasan berikut ini.

Pantangan Setelah Operasi Katarak

Pantangan Setelah Operasi Katarak

Apa itu operasi katarak ?

Katarak terjadi ketika lensa alami mata Anda menjadi lebih keruh, biasanya disebabkan oleh bertambahnya usia. Katarak menyebabkan penglihatan kabur atau fokus pada mata berubah. Jika lensa mata Anda kabur dan penglihatan Anda mulai menjadi berkabut, Anda mungkin memiliki katarak.

Sedangkan operasi katarak adalah operasi untuk menghilangkan kabut lensa pada mata yang mengalami katarak dan menggantinya dengan lensa tiruan yang jernih. Meskipun katarak umumnya berhubungan dengan usia, beberapa faktor bisa menyebabkan masalah ini muncul di usia yang lebih muda. Pantangan Setelah Operasi Katarak

Apakah setelah dilakukan operasi katarak, penderita harus merasa lega? Tidak sepenuhnya penderita bisa merasa lega, berikut ini akan dibahas hal-hal yang sebaiknya dihindari setelah dilakukannya operasi katarak, antara lain:

  1. Olahraga berat

Olahraga yang berat dapat menimbulkan tubuh menjadi tegang dan hal ini berpengaruh pada kesehatan mata anda. Pasca operasi hindari lari maraton dalam jarak yang jauh, berenang, dan juga angkat besi, anda hanya diperbolehkan untuk melakukan olahraga ringan seperti jalan pagi disekitar rumah. Terutama olahraga keras seperti tinju, pencak silat, karate, dan masih banyak lainnya yang memungkinkan mata terkena pukulan atau benturan yang pastinya hal ini akan sangat berpengaruh buruk bagi kesehatan mata anda.

  1. Aktivitas berat

Istirahatkan tubuh anda dengan menghindari aktifitas-aktifitas yang berat seperti menggendong atau membawa barang berat, serta hindari diri untuk membungkukC

  1. Berenang

Pasca operasi hindari kebiasaan berenang atau berendam di pemandian air panas selama 2 minggu. Hal ini dikarenakan air yang masuk ke dalam mata dapat menyebabkan infeksi dan berpengaruh buruk pada proses pemulihan. Ditambah lagi jika berenang atau berendam di tempat umum, kita tidak pernah tahu bagaimana kebersihan dari air tempat kita berenang. Lindungi mata anda dari masuknya air bahkan saat mandi sekalipun, sekitar tiga hari pasca operasi dilakukan. Pantangan Setelah Operasi Katarak

  1. Menggosok mata

Hindari kebiasaan menggosok mata karena tangan adalah bagian tubuh yang menyimpan banyak bakteri yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya infeksi, bahkan jika tangan anda juga sudah dipastikan bersih sebaiknya hindari kebiasaan buruk ini. Jika anda tidak sengaja menggosok mata dan menyebabkan mata terasa gatal, segera konsultasikan hal ini ke dokter spesialis mata. Pantangan Setelah Operasi Katarak

  1. Jangan berkontak langsung dengan hewan peliharaan

Saat bermain dengan hewan peliharaan ada kemungkinan bulu peliharaan anda rontok dan masuk ke bagian mata, maka dari itu untuk sementara istirahatkan diri anda dari bermain dengan hewan peliharaaan dalam jangka waktu dua minggu pasca operasi.

  1. Make up mata

Pasca operasi untuk sementara hindari penggunaan make up terutama dibagian sekitar mata yang diberikan tindakan operasi, hingga mata sudah terasa pulih. Mengenai sampai kapan pastinya pasien harus menghindari penggunaan make up terutama dibagian sekitar mata pasca operasi, sebaiknya dikonsultasikan kembali pada dokter ahli.

  1. Menyetir

Menyetir memaksa mata untuk terfokus pada jalanan dan ini akan menyebabkan mata menahan beban berat jadi hindarilah mengemudi sekitar 24 jam pasca operasi untuk menghindari mata bekerja terlalu keras. Disisi lain kurangi juga intensitas penggunaan gadget terutama komputer terlalu lama dan juga membaca di tempat yang gelap, aktifitas-aktifitas yang sekilas biasa ini akan membuat mata anda bekerja keras karena harus fokus pada satu titik dan memaksakan mata untuk bisa membaca buku dengan jelas di tempat yang gelap. Pantangan Setelah Operasi Katarak

  1. Tidak menggunakan pelilndung mata

Saat keluar rumah dalam jangka waktu yang lama biasakan diri untuk menggunakan pelindung mata seperti kaca mata hitam, hal ini dapat melindungi mata anda dari terpaan langsung sinar matahari dan juga debu-debu yang mudah sekali ditemui di jalan. Tidak hanya saat keluar rumah bahkan saat tidurpun biasakan untuk menggunakan pelindung mata untuk mencegah tangan mengucek mata secara tidak sadar saat tidur. Perhatikan juga posisi tidur anda dengan tidak tidur di bagian mata yang habis diberikan tindakan operasi karena hal ini dapat memberi tekanan pada mata.

  1. Margarin dan minyak sayur

Hindari makanan yang diolah menggunakan margarin dan minyak sayur dikarenakan dua bahan tersebut mengandung lemak tak jenuh ganda yang tinggi, dimana lemak tersebut sangat tidak stabil dan mudah teroksidasi dalam tubuh. Disi lain lemak jenuh dan kolesterol megandung kekuatan yang menyebabkan penumpukan plak pada pembuluh makula yang memperlambat alirann darah di mata.

  1. Makanan yang mengandung gula tinggi

Makanan yang mengandung gula memiliki kandungan fruktosa yang tinggi dan dapat meningkatkan resiko tekanan darah tinggi serta kadar trigliserida. Penyakit tersebut adalah masalah bagi sistem kardiovaskular dan juga kesehatan mata.

  1. Minuman bersoda

Minuman bersoda mengandung air berkarbonasi, natrium benzoat, asam sitrat, asam ortofosfat, aspartam, natrium siklamat, pewarna makanan dan berbagai macam aroma. Dimana ortofosfat adalah zat yang dapat mencegah penyerapan kalsium sehingga berpengaruh buruk bagi kepadatan tulang, mata, bahkan kulit. Maka dari itu hindarilah minuman bersoda seperti coca-cola, sprite, fanta, dan masih banyak yang lainnya.

  1. Minuman berkafein

Kafein adalah obat perangsang yang cepat masuk ke aliran darah dan mempengaruhi otak yang dapat menyebabkan anda merasa memiliki lebih banyak energi. Disisi lain kafein juga bisa menimbulkan perasaan gelisah, cemas, dan sulit tidur. Bahkan kafein memiliki efek samping yang dapat mempengaruhi bagian tubuh seperti gula darah naik atau turun dan menyebabkan penglihatan kabur. Maka dari itu pasca operasi hindarilah minuman berkafein terutama kopi. Pantangan Setelah Operasi Katarak

  1. Rokok

Perokok aktif dapat berpotensi lebih tinggi untuk terkena katarak dibandingkan dengan merek ayang bukan perokok. Bahkan peluang munculnya katarak akan terus meningkat jika penderita terus menerus merokok. Pantangan Setelah Operasi Katarak

  1. Batasi diri dari aktifitas rumah

Untuk sementara batasi diri anda dari aktifitas mengurus rumah terutama menyapu, membersihkan kaca, lemari, atau semua aktifitas yang berhubungan degan membersihkan sesuatu yang kotor dan berdebu, aktifitas ini akan memacu lebih besar peluang masuknya debu ke dalam mata terutama mata yang habis dilakukan tindakan operasi.

Itulah pantangan setelah operasi katarak yang harus dihindari oleh pasien katarak pasca operasi, untuk membantu mempercepat penyembuhan. Pasca operasi pasien boleh melakukan kegiatan sehari-hari tetapi lakukan kontrol mata secara rutin. Jangan lupa cuci tangan sebelum memberikan obat apapun untuk mata anda. Semoga bermanfaat …

Pantangan Setelah Operasi Katarak

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , | Leave a comment

Gejala Katarak dan Pengobatannya

Gejala Katarak dan Pengobatannya

 

Gejala Katarak dan Pengobatannya – Katarak merupakan salah satu gangguan yang biasa diderita oleh para manula (manusia lanjut usia). Pandangan mereka pada obyek akan terlihat kabur. Sudah umum terjadi.

Hal ini bisa terjadi karena lensa mata (berada di belakang pupil, sangat transparan) mengeruh. Padahal fungsi dari lensa mata sendiri untuk memfokuskan cahaya yang akan diteruskan ke retina (sistem pembentuk bayangan). Oleh karena itu, cahaya yang masuk ke mata kurang. Sehingga bayangan susah untuk dibentuk.

Gejala Katarak dan Pengobatannya

Gejala Katarak dan Pengobatannya

Jika hal ini dibiarkan terus menerus, maka keruhnya lensa juga semakin memburuk. Akibat terparahnya adalah terjadi kebutaan. Sehingga solusinya anda harus mengganti lensa mata dengan yang baru. Biasanya dengan lensa buatan. Berikut adalah gejala katarak yang harus Anda ketahui :

  1. Pandangan mata kabur, suram atau seperti ada bayangan awan atau asap

Gejala mata katarak adalah pandangan mata menjadi kabur. Noda putih yang semakin berkembang akan mengalami pandangan mata menjadi kabur, objek terhadap suatu benda menjadi sulit di kenali bahkan tak dapat membedakan warna cahaya.

  1. Sulit melihat pada malam hari

Gejala mata katarak adalah kesulitan melihat pada malam hari. Penderita penyakit mata apapun akan merasa kesulitan ketika melihat suatu objek atau cahaya pada malam hari, hal ini di karenakan lensa mata akan membaca kefokusan objek yang diterima oleh lensa.

  1. Sensitif pada cahaya

Gejala mata katarak yang ketiga adalah sensitig terhadap cahaya. Penderita katarak mata akan merasa sensitif pada intensitas cahaya yang diterima oleh lensa mata, mata menjadi sensitif karena ketidakmampuan retina menerima cahaya dan lensa mata tidak dapat memfokuskan cahaya untuk dikirim ke retina.

  1. Terdapat lingkaran cahaya saat memandang sinar

Pada saat lensa mata memandang atau menangkap cahaya, mata hanya mampu menangkap sinar seperti sebuah lingkaran.

  1. Membutuhkan cahaya terang untuk membaca atau ketika beraktivitas

Gejala mata katarak berikutnya adalah penderita membutuhkan cahaya terang untuk membaca ataupun beraktivitas. Penderita katarak sangat membutuhkan pencahayaan yang cukup terang ketika melakukan berbagai aktivitas.

  1. Sering mengganti kacamata atau lensa kontak karna ketidaknyamanan

Penderita katarak mata yang menggunakan alat bantu untuk membaca dan melihat, cenderung lebih sering mengganti kacamata atau lensa kontak karna faktor ketidaknyamanan seperti ketika di rasa mata tidak lagi dapat melihat atau menangkap suatu objek benda atau cahaya sekalipun, penderita katarak mata mampu mengganti kacamata atau kontak lensa dua kali dalam sebulan.

  1. Warna memudar atau cenderung menguning saat melihat

Penderita katarak mata hanya mampu melihat dan menangkap cahaya seperti sebuah lingkaran, namun lama-kelamaan akan memudar karna urat syaraf retina akan menguning jika melihat suatu objek benda terlalu lama.

  1. Pandangan ganda jika melihat dengan satu mata

Gejala katarak lainnya adalah pandangan menjadi ganda jika melihat dengan satu mata. Penderita katarak tidak membahayakan fisik jika di ketahui sejak dini dan belum memasuki stadium yang semakin parah, gejala penyakit katarak. Jika dalam kondisi yang parah, penderita katarak akan merasakan nyeri di sekeliling mata, sering sakit kepala, kemudian terjadi peradangan.

Pengobatan Katarak

Untuk pengobatan katarak mata, Anda dapat mengkonsumsi suplemen yang baik untuk mata. Ada banyak suplemen mata yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen mata S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah berbagai macam penyakit mata dan penyakit kronis lainnya. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S.Lutena adalah suplemen kesehatan bertaraf internasional yang sangat laris dan terkenal di dunia. S.Lutena hadir sebagai sebuah solusi terbaik obat mata yang menyelaraskan kebutuhan lutein harian tubuh kita yang diyakini sebagai anti oksidan pelindung mata Kita.

Obat Mata Katarak HerbalS.Lutena memiliki efek terapi tinggi untuk penyakit mata dan berbagai penyakit berat lainnya. Dengan kandungan buah dan sayur + DHA yang 100% alami, produk ini telah membantu banyak orang terbebas dari penderitaan panjang berbagai penyakit mata maupun penyakit lainnya. Produk ini juga sangat terkenal dan banyak di gunakan di hampir seluruh negara di dunia. SLutena untuk mata sangat bagus untuk kesehatan mata secara total, termasuk dapat pengobatan untuk penyakit mata. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam Super Lutein sangat bagus untuk memperbaiki kerusakan sel/saraf mata, dan kandungan DHA juga dapat memaksimalkan dalam mendukung lutein dan zeaxanthin dalam perbaikan gangguan kesehatan pada mata.

S Lutena memiliki kandungan nutrisi buah dan sayuran paling lengkap untuk membantu mengatasi berbagai macam penyakit sekaligus menjaga kesehatan. SLutena adalah suplemen keseharian hasil dari ekstrak sayuran berwarna cerah & terdiri dari 6 macam karoteniod yang mencakup keseluruhan zat makanan yang dibutuhkan tubuh. S-Lutena mengandung Vit E, B, dan DHA. Suplemen SLutena ini merupakan pilihan terbaik bagi masyarakat modern yang ingin menjaga kesehatan mata dan keseimbangan nutrisi setiap hari.

S-Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S-Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di S-Lutena termasuk lutein, zeaxanthin, alpha-karoten, beta – Carotene, Lycopene dan Crocetin, dan 5 komponen lainnya yaitu Blue Berry, Blackcurrant, Vitamin B kompleks, Vitamin E dan DHA.

Manfaat S Lutena Untuk Mata

  • Mampu meningkatkan penglihatan
  • Mampu memperbaiki rabun senja
  • Mampu memperbaiki rabun jauh/dekat
  • Mampu memperbaiki astigmatisme (silinder)
  • Mampu memperbaiki katarak
  • Mampu memperbaiki “floaters”
  • Mampu meningkatkan mutasi makula lutea
  • Dapat menyembuhkan penglihatan orang buta

Khasiat lain dari S Lutena adalah ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi, Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Sekian artikel mengenai gejala katarak dan pengobatannya. Jika Anda ingin memesan S.Lutena silahkan hubungi kami melalui WhatsApp/Telepon/SMS 0812 9127 3879

Atau langsung saja klik WhatsApp di bawah ini

Gejala Katarak dan Pengobatannya

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , | Leave a comment

Mata Katarak Haruskah Dioperasi ?

Mata Katarak Haruskah Dioperasi ?

Mata Katarak Haruskah Dioperasi ? Katarak adalah bagian keruh pada lensa mata yang biasanya bening dan akan mengaburkan penglihatan. Katarak tidak menyebabkan rasa sakit dan termasuk penyakit yang sangat umum terjadi. Dari per 2 juta penduduk Indonesia, 1,5 persennya menderita katarak, dan lebih dari 50 persen kasus mata katarak ini menyebabkan kebutaan. Indonesia menempati peringkat kedua dengan kasus kebutaan tertinggi setelah Eutopia dan peringkat pertama di Asia Tenggara.

Mata Katarak Haruskah Dioperasi ?

Mata Katarak Haruskah Dioperasi ?

Siapapun dapat memiliki mata katarak, karena faktor risiko terbesarnya adalah usia. Mata katarak dapat menyulitkan Anda untuk berinteraksi dengan orang lain karena akan sulit bagi Anda membaca ekspresi wajah mereka. Terlebih lagi, mata yang berkabut akibat katarak bisa menyulitkan Anda untuk membaca atau menyetir mobil, terutama di malam hari.

Gejala-gejala Katarak yang Mungkin Dialami

Katarak umumnya menyerang kedua mata penderita dengan tingkat keparahan yang mungkin berbeda-beda dan tidak bersamaan. Penyakit ini dapat berkembang selama bertahun-tahun dan tanpa terasa oleh penderitanya.

Katarak tidak menyebabkan rasa sakit atau iritasi. Penderita biasanya akan mengalami penglihatan yang samar-samar dan berkabut. Kemudian akan muncul bintik atau bercak saat penglihatannya kurang jelas. Kondisi ini juga dapat memengaruhi pandangan Anda dengan cara-cara seperti:

  • Mata yang sensitif ketika terkena cahaya menyilaukan.
  • Sulit melihat saat cahaya remang-remang (terutama pada malam hari) atau sangat terang.
  • Semua menjadi terlihat ganda.
  • Semua terlihat seperti memiliki semburat kuning atau cokelat.
  • Ukuran lensa kacamata yang sering berubah.
  • Di sekeliling cahaya terang (misalnya, lampu mobil atau lampu jalan) seperti ada lingkaran cahaya.
  • Warna yang terlihat memudar atau menjadi tidak jelas.

Apa penyebab mata katarak ?

Kebanyakan penyebab mata katarak diakibatkan oleh proses penuaan yang menyebabkan perubahan pada  lensa mata sehingga menjadi keruh atau buram. Tapi Anda tidak perlu menjadi seorang yang tua renta untuk mendapatkan katarak. Bahkan, Anda dapat mulai mengembangkan katarak di usia 40-50-an. Tetapi selama usia pertengahan, kebanyakan katarak termasuk ringan dan tidak begitu memengaruhi bagaimana Anda melihat. Barulah setelah Anda menginjak usia 60-an, katarak menyebabkan masalah penglihatan serius.

Sejumlah faktor lain dapat berperan untuk risiko Anda memiliki katarak, termasuk:

  • Riwayat peradangan mata, misalnya glaukoma
  • Riwayat cedera mata
  • Orang dengan diabetes lebih berisiko tinggi mengalami katarak
  • Obat-obatan tertentu dikenal dapat meninggikan risiko Anda terhadap katarak, seperti kortikostreoid, chlorpromazine, dan obat-obatan phenothiazine lainnya
  • Radiasi sinar UV. Studi menunjukkan kesempatan peningkatan pembentukan katarak dengan terekspos dengan paparan jangka panjang terhadap sinar matahari cerah
  • Kebiasaan minum alkohol. Beberapa studi menunjukkan peningkatan risiko mata katarak pada orang-orang yang mengonsumsi alkohol dalam dosis yang lebih tinggi, ketimbang orang yang lebih jarang atau tidak pernah sama sekali minum alkohol
  • Kekurangan gizi. Meski hasil temuan belum dapat dipastikan. Studi menunjukkan adanya hubungan antara risiko memiliki mata katarak dengan rendahnya tingkat antioksidan dalam tubuh (misalnya, vitamin C dan E, dan karotenoid).

Mata katarak jarang timbul saat lahir atau di masa kanak-kanak awal, meski gangguan penglihatan ini dapat diwariskan atau berkembang sebagai hasil dari infeksi pada ibu hamil — seperti rubella.

Bagaimana mata katarak terbentuk ?

Katarak muncul di lensa mata, struktur kristal berwarna transparan jelas yang ada tepat di belakang pupil. Struktur mata yang satu ini bekerja layaknya lensa kamera dengan memfokuskan cahaya ke retina di belakang mata, di mana gambar direkam. Lensa juga menyesuaikan fokus mata, yang memungkinkan kita melihat sesuatu dengan jelas baik di dekat dan jauh.

Lensa terbuat dari air dan protein. Protein ini disusun sedemikian rupa sehingga membuat lensa mata berwarna terang jelas untuk memungkinkan cahaya melewatinya. Tapi seiring bertambahnya usia, sejumlah protein dapat menggumpal dan mulai membentuk awan keruh yang menutupi lensa. Ini mencegah cahaya memasuki mata, dan juga mengurangi ketajaman gambar yang kita lihat. Seiring waktu, kabut protein dapat meluas hingga menutupi sebagian besar lensa sehingga memberikan kita penglihatan yang berkabut atau kabur. Ini adalah katarak.

Katarak biasanya waktu bertahun-tahun untuk berkembang. Ketika mata katarak semakin parah, katarak dapat memengaruhi warna yang kita lihat. Ini membuat benda-benda yang kita lihat jadi sedikit berwarna kuning kecokelatan keruh. Katarak sering memengaruhi kedua mata, tapi jarang dengan keparahan yang sama.

Mata Katarak Haruskah Dioperasi ?

Mata berkabut yang terjadi akibat katarak tidak dapat dikurangi dengan obat-obatan. Itu sebabnya solusi yang paling sering direkomendasikan dokter untuk mengembalikan penglihatan Anda adalah dengan operasi katarak. Tapi tidak semua orang otomatis membutuhkan operasi katarak. Operasi ini pun ditawarkan tergantung dari keparahan tingkat kataraknya.

Katarak biasanya waktu bertahun-tahun untuk berkembang. Ketika mata katarak semakin parah, katarak dapat memengaruhi warna yang kita lihat. Ini membuat benda-benda yang kita lihat jadi cenderung berwarna kuning kecokelatan keruh. Katarak sering memengaruhi kedua mata, tapi jarang dengan keparahan yang sama.

Pada dasarnya, ada 3 alasan mengapa seseorang disarankan untuk menjalani operasi katarak:

  • Untuk meningkatkan ketajaman penglihatan. Ini terutama dilakukan bila kekeruhan lensa atau keburaman mata telah mengganggu Anda dalam beraktivitas sehari-hari.
  • Bila terdapat kondisi medis yang lain yang berbahaya akibat katarak, misalnya lens-induced glaucoma.
  • Atas dasar alasan kosmetik. Pasien katarak akan memiliki pupil (bagian tengah mata yang biasanya berwarna hitam) yang berwarna keabu-abuan. Mereka dapat menjalani operasi katarak meskipun perbaikan ketajaman penglihatan tidak terlalu signifikan.

Tidak perlu takut atau khawatir dengan operasi. Kebanyakan orang yang menjalani operasi katarak mendapatkan penglihatan yang lebih baik setelah dioperasi. Justru, semakin lama Anda menunda operasi, semakin kecil kemungkinannya penglihatan Anda bisa kembali normal.

Operasi mata katarak juga jarang menimbulkan efek samping atau komplikasi yan serius. Meski begitu, Anda mungkin perlu memakai kacamata atau kontak lens untuk sementara waktu setelah operasi. Diskusikan lebih lanjut kepada dokter mengenai pertanyaan dan kekhawatiran anda seputar operasi katarak.

Mata Katarak Haruskah Dioperasi ?

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Ciri-Ciri Mata Katarak Yang Bisa Sebabkan Kebutaan

Ciri-Ciri Mata Katarak Yang Bisa Sebabkan Kebutaan

 

Ciri-Ciri Mata Katarak – Katarak adalah bagian keruh pada lensa mata yang biasanya bening dan akan mengaburkan penglihatan. Katarak tidak menyebabkan rasa sakit dan termasuk penyakit yang sangat umum terjadi.

Ciri-Ciri Mata Katarak

Ciri-Ciri Mata Katarak Yang Bisa Sebabkan Kebutaan

Lensa mata adalah bagian transparan di belakang pupil (titik hitam di tengah bagian mata yang gelap) yang berfungsi untuk memfokuskan cahaya pada lapisan retina. Dengan adanya katarak, kejernihan lensa mata berkurang dan cahaya yang masuk ke mata menjadi terhalang. Seiring bertambahnya usia, umumnya lensa mata perlahan-lahan akan keruh dan berkabut. Jadi katarak adalah penyakit yang biasa terjadi seraya kita bertambah tua. Banyak pengidap yang pada akhirnya membutuhkan operasi untuk mengganti lensa yang rusak ini dengan lensa buatan.

Katarak adalah penyebab utama kebutaan di dunia. Katarak juga dapat terjadi pada bayi dan anak-anak (katarak anak-anak), meski kemungkinannya sangat kecil. Penyakit ini umumnya ditemukan pada orang-orang lanjut usia dan dikenal sebagai katarak manula.

Di Indonesia, diperkirakan terdapat sekitar 210.000 penderita baru yang muncul setiap tahun. Dan lebih dari 50% kebutaan di Indonesia disebabkan oleh katarak.

Ciri-Ciri Mata Katarak

Lantas, apa sih ciri-ciri mata katarak itu? Bagaimana kita tahu kalau diri sendiri atau orang lain mungkin menderita gangguan mata satu ini? Berikut beberapa di antaranya:

  1. Warna putih di bagian hitam mata

Ciri-ciri mata katarak pada mata adalah memutihnya bagian hitam mata, tepatnya pada lensa mata. Lensa mata ini sebenarnya bening atau transparan, namun kalau dari luar hanya terlihat hitam saja. Pada tahap awal memang tidak terlihat nyata, lambat laun terlihat seperti berawan, lalu kemudian putih pekat. Hal inilah yang membuat penderitanya mengalami gangguan penglihatan bahkan sampai kebutaan.

  1. Daya lihat saat malam terganggu

Kalau di siang hari, pandangan tampak normal-normal saja, namun menjadi lebih kabur ketika malam tiba, maka bisa jadi ini merupakan salah satu gejala bahwa Anda terkena katarak. Akibatnya, Anda mungkin kesulitan menyetir kendaraan di malam hari. Terkait bahaya dari ciri katarak satu ini, sebuah penelitian dilakukan di Universitas Curtin (Australia). Para ahli menyarankan penderita katarak melakukan pengobatan dengan segera guna mengurangi risiko kecelakaan hingga 13%. Jadi kalau Anda mengalami gejala ini, segera konsultasikan ke dokter dan jangan menyetir saat malam agar tak terjadi hal yang tidak diinginkan. Mungkin gejala katarak seperti ini akan mirip dengan rabun senja atau nyctalopia, untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan oleh dokter mata.

  1. Mata jadi sensitif terhadap cahaya

Ketika mata terkena katarak, maka indera penglihatan akan menjadi sensitif terhadap cahaya. Ketika terkena sorotan lampu atau blitz kamera misalnya, maka mata akan terasa sakit, begitu silau dan Andapun berusaha untuk menghindarinya.

  1. Melihat lingkar cahaya di mana-mana

Adanya gumpalan ‘awan’ kecil di lensa mata membuat cahaya yang masuk mata jadi menyebar. Inilah yang membuat Anda melihat lingkar cahaya saat menatap lampu atau sumber cahaya lainnya. Dan lingkar cahaya ini pulalah yang seringkali membuat aksi menyetir di malam hari terasa sulit dan berbahaya.

  1. Pandangan jadi ganda

Menyebarnya cahaya yang masuk lensa mata juga dapat membuat pandangan Anda jadi ganda. Hasilnya, sebuah obyek jadi terlihat ada 2 atau lebih. Meski katarak merupakan pemicu utama kondisi ini, namun pandangan ganda (diplopia) juga dapat disebabkan oleh gangguan medis lain seperti tumor otak, pembengkakan kornea, sklerosis ganda, atau stroke.

  1. Sering ganti kacamata

Apakah belakangan ini Anda mendapati diri terus-menerus membutuhkan kacamata baru karena yang lama tetap kurang jelas ketika dikenakan? Lagi-lagi mungkin bukan minus atau silinder bertambah yang jadi penyebabnya, melainkan katarak. Bila Anda mengalami gejala katarak yang satu ini, maka segeralah konsultasikan ke dokter. Mata Anda mungkin mengidap katarak atau gangguan lain yang butuh perawatan segera.

  1. Semuanya terlihat serba kuning

Begitu katarak semakin parah, maka gumpalan protein yang menutupi lensa mungkin akan berubah warna menjadi kuning atau kecoklatan. Akibatnya, semua cahaya yang melalui bagian ini akan memberikan hasil kuning juga. Bila ini sampai terjadi, maka obyek sekeliling Anda akan tampak kuning semua.

  1. Susah membedakan warna

Karena semua tampak putih ataupun kuning, maka Anda jadi kesulitan untuk mengenali warna sebuah obyek.

  1. Yang bersih jadi tampak kotor

Buramnya pandangan juga dapat membuat gelas bersih yang Anda lihat seperti kotor atau bernoda. Padahal yang bermasalah bukan gelasnya, namun kualitas daya lihat mata.

  1. Kesulitan memperkirakan kedalaman atau ketinggian suatu obyek

Salah satu dari ciri-ciri mata katarak selanjutnya adalah kesulitan dalam menilai kedalaman dan ketinggian objek. Saat melihat kolam renang atau bathtub, Anda merasa kesulitan untuk mengira-ngira seberapa dalam itu. Bahkan ketika ingin menjejakkan kaki ke anak tangga di depan mata, Anda juga sulit mengira-ngira tinggi anak tangga tersebut.

  1. Butuh cahaya lebih terang saat beraktivitas

Ketika melakukan aktivitas seperti membaca, menjahit, menulis, atau membuat kerajinan, mata katarak selalu membutuhkan cahaya lebih terang atau posisi lampu yang dekat letaknya.

Itulah tadi beberapa ciri-ciri mata katarak yang harus diwaspadai. Dan dikarenakan gangguan mata satu ini bisa memicu kebutaan kalau dibiarkan terus-menerus, maka bila Anda mengalami ciri-ciri mata katarak di atas, segera konsultasikan ke dokter untuk penanganannya.

Ciri-Ciri Mata Katarak Yang Bisa Sebabkan Kebutaan

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , , | Leave a comment

Jenis Katarak Yang Harus Anda Ketahui !

Jenis Katarak Yang Harus Anda Ketahui !

 

Jenis Katarak – Katarak merupakan kondisi lensa mata yang terdapat bercak putih seperti awan. Kondisi ini membuat pandangan mata terganggu. Katarak dapat mempengaruhi jarak pandang mata sehingga mata menjadi silau.

Penyakit Katarak yang terjadi akibat usia lanjut bertanggung jawab atas 48 persen atas kebutaan yang terjadi di dunia, yang mewakili 18 juta jiwa, berdasarkan WHO. Kelayakan bedah katarak di beberapa negara belum memadai, sehingga katarak tetap menjadi penyebab utama kebutaan.

Selain itu, Seiring berjalannya usia, fleksibilitas mata mengalami penurunan, begitu pula dengan ketebalan dan kejernihan mata. Lensa terdiri dari air dan serat protein.

Dengan bertambahnya usia, komposisi mata mengalami perubahan dan struktur serat protein mengalami penurunan. Beberapa serat protein akan menggumpal dan menyebabkan noda pada lensa mata. Inilah yang menyebabkan Katarak sering terjadi.

Jenis Katarak

Jenis Katarak

Jenis Katarak

Terdapat perbedaan jenis katarak. Jenis ini diklasifikasikan berdasarkan dimana, letak dan bagaimana berkembangnya katarak pada mata.

  • Katarak Nuclear : jenis katarak ini terbentuk di tengah lensa, dan menyebabkan nukleus atau bagian tengah mata menjadi kecoklatan dan kekuningan.
  • Katarak Kortikal : pelebaran seperti wedge-shape, dan terbentuk di tepi nukleus.
  • Katarak Radiasi : jenis katarak ini terbentuk setelah seseorang terpapar radioasi baik radiasi nuklir maupun radiasi dari terapi kanker.
  • Katarak Traumatik : jenis katarak ini didapat setelah kerusakan mata, tetapi membutuhkan beberapa tahun setelah trauma untuk memicu katarak jenis ini.
  • Katarak Sekunder : jenis katarak ini disebabkan penyakit dan pengobatan. Penyakit ini berkaitan dengan perkembangan katarak seperti glaukoma dan diabetes. Penggunaan kortikosteroid seperti prednison dan pengobatan lain juga dapat memicu katarak jenis ini.
  • Katarak Kongenital : jenis katarak ini muncul pada bayi baru lahir, terbentuk ketika tahun pertama bayi dan jarang terjadi pada usia selanjutnya.
  • Katarak Posterior Kapsular : jenis katarak ini terbentuk lebih cepat dibanding jenis nuklear dan kortikal, dan terjadi kekeruhan pada belakang lensa.

Gejala Katarak

berikut ini adalah beberapa gejala dari mata yang terkena katarak  :

  1. Lukisan Pada Mata

Pada awalnya ciri ciri mata katarak akan terbentuk dalam ukuran yang sangat kecil. Namun pada saat itu biasanya pandangan mata akan sedikit kabur. Jika dibiarkan dalam waktu yang lebih lama maka pandangan akan kabur, terlihat awan pada mata dan gelap. Lensa mata akan mengalami perubahan warna dan beberapa orang sering melihat lensa mata yang tidak fokus. Hal ini dapat terjadi karena mata tidak bisa memandang sebuah objek dengan fokus.

  1. Lapisan Kuning atau Coklat

Pada gejala yang awal maka mata yang terkena katarak akan terlihat lebih kuning atau coklat. Kondisi ini akan menyebabkan penderita katarak tidak bisa melihat secara jelas saat malam hari. Pada saat tertentu maka mata juga tidak akan peka terhadap cahaya lampu. Orang yang memiliki katarak awal sangat rentan mengalami kecelakaan apabila mengemudi pada malam hari.

  1. Mata Silau

Biasanya mata yang terkena katarak tidak tahan terhadap cahaya, baik cahaya lampu maupun cahaya matahari. Orang yang terkena katarak biasanya akan merasa sangat sakit bila terkena cahaya atau lampu. Pada kondisi ini sebenarnya katarak belum terlalu parah dan bisa diobati dengan beberapa metode. Meskipun metode ini hanya untuk mencegah agar katarak tidak bertambah parah.

  1. Mata Melihat Cincin di Sumber Cahaya

Apabila mata sudah melihat ada banyak cincin di sumber cahaya, maka itu adalah pertanda mata yang terkena katarak. Kondisi ini disebabkan karena cahaya yang masuk ke bagian mata menghasilkan difraksi sehingga pantulan yang berasal dari cahaya menyerupai cincin pada bagian sumber cahaya. Penderita katarak dengan ciri ini biasanya ditemukan karena beberapa gangguan lain seperti diabetes, glaukoma, dan stroke.

  1. Pandangan Mata Kabur

Orang yang terkena katarak biasanya merasakan pandangan kabur yang terlihat seperti gangguan mata minus atau gangguan lain. Pada awalnya gejala ini bisa diatasi setelah memakai kacamata, tapi tidak bisa bertahan dalam waktu yang lama. Pandangan mata akan tetap kabur dan tidak bisa diatasi dengan kaca mata.

  1. Pandangan Mata Kuning

Semua orang yang terkena ciri ciri mata katarak akan merasa beberapa bayangan yang tertangkap lensa mata memiliki warna kuning. Beberapa orang katarak pada awalnya akan melihat warna televisi atau layar komputer mengalami perubahan. Pada dasarnya hal ini disebabkan karena cahaya yang masuk ke lensa menyebabkan semua warna tidak tertangkap dengan baik.

  1. Gambar Menjadi Ganda

Semua orang yang terkena katarak akan melihat bahwa semua objek pandangan menjadi dua atau ganda. Kondisi difraksi yang terjadi pada bagian lensa menyebabkan pandangan mata tidak terlihat dalam ukuran dan bentuk yang sebenarnya. Pengujian ini bisa dilakukan dengan menutup salah satu mata secara bergantian, jika kondisinya tetap sama maka kemungkinan besar itu adalah gejala awal pada mata.

Pencegahan Katarak

Tidak ada pengobatan untuk mencegah atau memperlambat perkembangan katarak. Dalam kasus mata katarak yang terkait usia, perubahan visi bisa sangat bertahap. Beberapa orang mungkin awalnya tidak menyadari perubahan visual. Namun, seiring katarak memburuk, gejala visi meningkat.

Tapi beberapa perubahan gaya hidup dapat membantu Anda untuk memperlambat prosesnya — atau bahkan, mencegahnya sama sekali. Misalnya:

  1. Pakai kacamata hitam saat cuaca terik

Kenakan kacamata hitam dan topi dengan pinggiran untuk memblokir sinar matahari ultraviolet dapat membantu untuk menunda katarak. Jika Anda merokok, berhenti sekarang juga.

  1. Batasi asupan karbohidrat

Menurunkan risiko katarak dapat dilakukan dengan membatasi asupan karbohidrat. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Investigative Ophthalmology & Visual Science menemukan bahwa orang yang makan banyak karbohidrat berada pada tiga kali lipat risiko katarak daripada mereka yang makan paling sedikit.

  1. Minum teh

Teh hijau atau hitam dapat menyelamatkan penglihatan kita. Sebuah studi di Journal of Agricultural and Food Chemistry menemukan teh hijau dan hitam dapat menghambat perkembangan katarak yang terkait diabetes.

  1. Perbanyak asupan vitamin C

Peningkatan asupan vitamin C telah dikaitkan dengan penurunan risiko mata katarak. Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition menemukan bahwa kadar tinggi vitamin C mengurangi risiko katarak sebesar 64 persen. Asupan nutrisi lainnya, seperti lutein dan zeaxanthin, vitamin E dan zinc, juga dikenal mampu untuk mengurangi risiko sejumlah penyakit mata, termasuk katarak. Para peneliti juga merekomendasikan Anda untuk perbanyak sayuran makan berdaun hijau, buah, dan makanan lain dengan antioksidan.

Sementara itu, asupan cukup tinggi dari lycopene — bahan kimia alami yang memberikan warna merah pada buah-buahan dan sayuran — dikaitkan dengan 46 persen peningkatan risiko mata katarak. Sekian artikel mengenai jenis katarak, semoga bermanfaat …

Jenis Katarak Yang Harus Anda Ketahui !

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Operasi Katarak Pada Bayi

Operasi Katarak Pada Bayi

 

Operasi Katarak Pada Bayi – Selama ini mungkin Anda mengira bahwa penyakit katarak hanya terjadi pada orang yang sudah berumur. Namun, ternyata bayi yang baru lahir juga bisa menderita katarak. Lensa mata bayi yang berwarna hitam ditutupi dengan noda berwarna keabu-abuan dan ini dinamakan sebagai katarak kongenital. Pada beberapa kasus mungkin tidak terlalu berdampak pada penglihatan bayi, tetapi pada kasus yang parah dapat menyebabkan kebutaan pada bayi.

Apa itu katarak kongenital?

Katarak kongenital adalah kekeruhan lensa mata yang terjadi sejak lahir. Lensa mata ini berfungsi untuk memfokuskan cahaya yang masuk ke mata menuju retina, sehingga mata bisa menangkap gambar dengan jelas. Namun, jika terjadi katarak, sinar cahaya yang masuk ke mata menjadi tersebar ketika melewati lensa yang keruh, sehingga gambar yang diterima mata menjadi kabur dan terdistorsi.

Jika anak Anda menderita katarak kongenital, biasanya ia akan menunjukkan tanda-tanda, seperti terdapat noda keabu-abuan yang terlihat pada pupil mata bayi Anda atau bisa saja tidak, penglihatan bayi terlihat tidak peka dengan lingkungan sekitarnya (misalnya, bayi tidak menoleh ketika ada orang di sampingnya), atau pergerakan mata bayi yang tidak biasa.

Apa yang menyebabkan katarak kongenital?

Katarak yang biasanya terjadi pada orang tua biasanya berhubungan dengan proses penuaan. Sedangkan, katarak kongenital yang terjadi pada bayi baru lahir dapat disebabkan karena keturunan, infeksi, masalah metabolik, diabetes, trauma, inflamasi, atau reaksi obat.

Operasi Katarak Pada Bayi

Operasi Katarak Pada Bayi

Contoh obat yang dapat  menyebabkan katarak pada bayi baru lahir adalah antibiotik tetrasiklin yang digunakan untuk mengobati infeksi pada wanita hamil. Jadi, bagi ibu hamil, jangan sembarangan memakai obat-obatan, sebaiknya tanyakan terlebih dahulu pada dokter Anda.

Katarak kongenital ini dapat terjadi semenjak kehamilan, yaitu di saat ibu hamil mempunyai penyakit infeksi, seperti campak atau rubella (yang merupakan penyebab paling umum), rubeola, cacar air, cytomegalovirus, herpes simplex, herpes zoster, poliomyelitis, influenza, virus Epstein-Barr, sifilis, dan toksoplasmosis.

Pada katarak kongenital yang disebabkan oleh keturunan, kelainan terjadi saat pembentukan protein penting untuk mempertahankan transparansi dari lensa mata alami, sehingga akhirnya mengakibatkan adanya noda keruh pada lensa mata.

Bagaimana cara mengobati katarak kongenital ?

Jika dibiarkan, katarak kongenital dapat menghambat penglihatan anak dan bahkan juga bisa menyebabkan kebutaan pada anak. Untuk itu, diperlukan operasi katarak sesegera mungkin untuk menghilangkan lensa alami anak Anda. Operasi katarak pada bayi ini harus dilakukan sedini mungkin untuk menjamin penglihatan bayi cukup bisa untuk berkembang dengan normal. Beberapa ahli berpendapat bahwa waktu untuk melakukan operasi katarak kongenital adalah antara usia 6 minggu sampai 3 bulan.

Setelah operasi pengangkatan lensa mata anak yang terkena katarak kongenital, lensa mata anak kemudian bisa digantikan dengan lensa buatan, atau anak juga bisa memakai lensa kontak atau kacamata setelah operasi. Tanpa beberapa tindakan koreksi tersebut setelah operasi, penglihatan anak Anda mungkin akan berkurang dan perkembangan penglihatan normal bayi akan terhambat.

Metode Operasi Katarak Pada Bayi

Untuk mengobati katarak pada bayi biasanya dokter akan menganjurkan tindakan operasi. Namun sebelumnya terdapat beberapa test yang harus dilakukan. Diantaranya pemeriksaan syaraf mata, derajat berat katarak, kondisi sistem imun, tes darah, serta kesehatan pada organ-organ tubuh lainnya. Apabila ketebalan keruh lensa mencapai 3 milimeter atau lebih, maka tindakan operasi harus dilakukan. Umumnya operasi katarak dapat dilakukan saat bayi berusia 2-6 bulan.

Setelah bayi ditentukan jadwal operasinya, maka pertama dokter akan memberikan obat tetes mata. Kemudian, pasien diharuskan menjalani puasa selama 12 jam sebelum operasi. Sebelum melakukan pembedahan, pasien akan dibius local untuk menghentikan sinyal syaraf di mata dan menahan rasa sakit. Selanjutnya dokter akan mulai membedah organ mata dengan gelombang ultrasonik untuk menghancurkan dan mengambil kekeruhan katarak. Kemudian diimplan dengan lensa buatan berbahan plastik (lensa intra okular). Beberapa jenis lensa yang biasa digunakan yaitu:

  • Lensa monofokal: untuk mata rabun jauh
  • Lensa multifokal: untuk mata rabun dekat, mengenah dan jauh
  • Lensa torik: untuk mata rabun jauh dan silinder

Untuk saat ini, tak jarang dokter lebih memilih menggunakan lensa kontak (softlens) sebagai pengganti lensa mata yang rusak. Jadi tidak perlu melakukan penanaman lensa buatan. Metode operasi katarak yang umum dipraktekkan oleh dokter. Diantaranya:

    Phacoemulsifikasi

Phacoemulsifikasi merupakan teknik operasi katarak yang paling populer  dan canggih. Dilakukan dengan cara membuat sayatan berukuran kecil (insisi sekitar 5-6 mm) berdekatan kornea mata. Kemudian lensa yang keruh dihancurkan dengan getaran ultrasonik. Setelah hancur, disedot dan dikeluarkan. Selanjutnya akan dimasukkan lensa pachoe sebagai ganti lensa yang telah rusak. Operasi ini tidak memerlukan jahitan dan hanya membutuhkan waktu singkat, sekitar 5-10 menit. Selain itu, lebih sering dipraktekkan di negara-negara maju.

    Operasi katarak sayatan kecil (Small Incision Catarac Sustruction – SICS)

Operasi ini hampir sama dengan metode Phacoemulsifikasi. Diawali dengan melakukan sayatan di sisi bola mata sebanyak 2 sayatan (insisi 5-6 mm). Kemudian lensa keruh dihancurkan dan diambil dengan getaran ultrasonik. Setelah itu, dimasukkan lensa buatan intraokular ke dalam bola mata.Operasi ini juga memakan waktu singkat. Yakni sekitar 30-45 menit.

    Operasi katarak Ekstraksi Ekstrakapsuler (ECCE)

Operasi ini dilakukan pada pasien katarak yang  parah. Dalam artian, kekeruhan lensa matanya sudah sangat tebal dan hampir menutupi seluruh permukaan. Tekniknya dengan membuat sayatan lebar (insisis 8 mm) di kornea mata lalu mengambil lensa yang rusak. Selanjutnya dokter akan melakukan implantasi lensa intraokular buatan sehingga pasien bisa melihat kembali.

    Operasi katarak Ektraksi Intrakapsular (ICCE)

Untuk pasien katarak yang memiliki kelainan lain atau trauma tertentu, biasanya didasarankan melakukan operasi katarak dengan metode ICCE. Teknik ini jarang digunakan karena memang cukup berisiko sebab sayatan yang dibuat di kornea cukup besar (insisi 12 mm). Tujuannya untuk mengekstrak lensa secara utuh (inti dan kapsulnya) lalu menggantinya dengan lensa buatan.

Katarak kongenital jika dibiarkan maka bisa menghambat penglihatan anak bahkan menyebabkan kebutaan. Untuk itu operasi katarak pada bayi harus segera dilakukan.

Operasi Katarak Pada Bayi

Posted in Uncategorized | Tagged , , , , , | Leave a comment