Jenis Katarak dan Gejalanya

Jenis Katarak dan Gejalanya

 

Katarak adalah bagian keruh pada lensa mata yang biasanya bening dan akan mengaburkan penglihatan. Katarak tidak menyebabkan rasa sakit dan termasuk penyakit yang sangat umum terjadi.

Jenis Katarak dan Gejalanya

Jenis Katarak dan Gejalanya

Lensa mata adalah bagian transparan di belakang pupil (titik hitam di tengah bagian mata yang gelap) yang berfungsi untuk memfokuskan cahaya pada lapisan retina. Dengan adanya katarak, kejernihan lensa mata berkurang dan cahaya yang masuk ke mata menjadi terhalang. Seiring bertambahnya usia, umumnya lensa mata perlahan-lahan akan keruh dan berkabut. Jadi katarak adalah penyakit yang biasa terjadi seraya kita bertambah tua. Banyak pengidap yang pada akhirnya membutuhkan operasi untuk mengganti lensa yang rusak ini dengan lensa buatan.

Katarak adalah penyebab utama kebutaan di dunia. Katarak juga dapat terjadi pada bayi dan anak-anak (katarak anak-anak), meski kemungkinannya sangat kecil. Penyakit ini umumnya ditemukan pada orang-orang lanjut usia dan dikenal sebagai katarak manula.

Jenis Katarak Pada Mata

Tahukah Anda bahwa katarak memiliki beragam jenis? Jika tidak, perhatikanlah informasi berikut ini ! Jenis katarak pada mata dibagi berdasarkan tempat kemunculannya, setiap jenis menghasilkan nuansa penglihatan yang berbeda. Tingkat keburaman dalam melihat objek juga ditentukan dari jenis katarak tersebut. Lalu, apa saja jenis-jenis katarak tersebut? Berikut adalah jenis – jenis katarak pada mata, antara lain :

  1. Katarak Kongenital

Ini merupakan jenis katarak pada mata yang terjadi dengan keterkaitan infeksi serta kekurangan nutrisi selama kehamilan. Memang, kebanyakan gangguan penglihatan berupa katarak yang terjadi di masa bayi, rata-rata hadir karena kekurangan vitamin serta nutrisi.

  1. Katarak Senilis

Katarak senilils adalah jenis katarak pada mata yang terjadi ketika seseorang berada dalam usia lanjut dan ada karena proses penuaan.

  1. Katarak Komplikata

Jenis katarak pada mata ini hadir karena adanya komplikasi terhadap penyakit hipertensi, penyakit kronis, kekurangan vitamin, kebiasaan merokok, dan diabetes. Oleh karena itu, jika Anda memiliki ciri-ciri katarak mata, harus segera diperiksakan ke dokter.

  1. Katarak Traumatika

Katarak traumatik merupakan sebuah jenis katarak pada mata yang ada karena benda tumpul serta kecelakaan yang mengenai mata dan bagian wajah di sekitar mata.

  1. Katarak Sekunder

Katarak sekunder adalah jenis katarak pada mata yang disebabkan karena faktor suatu penyakit atau gangguan metabolisme seperti pernah mengalami peradangan pada mata atau penyakit diabetes mellitus (kencing manis).

  1. Katarak Hipermatur

Jenis katarak hipermatur merupakan lanjutan dari proses degeratif yang menyebabkan lensa mata menjadi lember atau keras dam mencair. Jenis katarak ini terjadi pada bagian permukaan lensa mata uang sudah merembes atau tembus pada bagian kapsul lensa dan dapat mengakibatkan peradangan pada struktur mata lainnya.

Gejala Penyakit Katarak

Pada penderita katarak mata akan mengalami pengelihatan yang buram, ketajaman pengelihatan berkurang, sensitivitas kontras juga hilang, sehingga kontur warna bayangan dan visi kurang jelas karena cahaya tersebar oleh katarak ke mata. Tes sensitivitas kontras harus dilakukan dan jika kekurangan sensitivitas kontras terlihat, maka dianjurkan untuk konsultasi dengan spesialis mata.Katarak biasanya tumbuh secara perlahan dan tidak menyebabkan rasa sakit. Pada tahap awal kondisi ini hanya akan mempengaruhi sebagian kecil bagian dari lensa mata anda dan mungkin saja tidak akan mempengaruhi pandangan anda. Saat katarak tumbuh lebih besar maka noda putih akan mulai menutupi lensa mata dan mengganggu masuknya cahaya ke mata. Pada akhirnya pandangan mata anda akan kabur dan mengalami distorsi.

Berkembangnya katarak disebabkan oleh berbagai hal, seperti kontak dalam waktu lama dengan cahaya ultra violet, radiasi, efek sekunder dari penyakit seperti diabetes dan hipertensi, usia lanjut, atau trauma(dapat terjadi lebih awal), mereka biasanya akibat denaturasi dari lensa protein. faktor-faktor genetik sering menjadi penyebab katarak kongenital dan sejarah keluarga atau keturunan yang positif juga mungkin berperan dalam predisposisi seseorang untuk katarak pada usia lebih dini, fenomena “antisipasi” dalam katarak pra-senilis.

Pengobatan Katarak

Untuk mencegah dan mengobati jenis katarak yang menyerang penglihatan Anda, Anda dapat mengatasinya dengan cara mengkonsumsi suplemen yang baik untuk mata. Ada banyak suplemen mata yang bagus, namun yang paling kami rekomendasikan adalah suplemen mata S-Lutena atau Super Lutein yang sudah terbukti berkhasiat mencegah berbagai macam penyakit mata dan penyakit kronis lainnya. Selain sangat efektif juga sangat aman dan terlebih lagi suplemen ini halal untuk dikonsumsi.

S-Lutena Naturally Plus adalah suplemen yang memiliki efek terapi tinggi untuk penyakit mata dan berbagai penyakit berat lainnya. Dengan kandungan buah dan sayur + DHA yang 100% alami, produk ini telah membantu banyak orang terbebas dari penderitaan panjang berbagai penyakit mata maupun penyakit lainnya.

Tidak hanya baik untuk mata Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid/Haid Tidak Normal, Borok/Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, mata Katarak, Rabun Jauh/Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dll.

Jenis Katarak dan Gejalanya

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*