Katarak Sejak Bayi

Katarak Sejak Bayi

 

Lensa mata seharusnya bening sehingga memungkinkan penglihatan menjadi jernih. Terkena katarak, kondisi lensa mata menjadi keruh. Orang yang mengalaminya akan sulit melihat. Pandangannya kabur. Jika dibiarkan, katarak dapat membuat lapang pandang seseorang semakin sempit. Dalam jangka panjang, orang yang terkena katarak akan mengalami kebutaan, tak bisa melihat sama sekali. Seluruh manusia berpotensi terkena katarak, tak terkecuali bayi.

Katarak Sejak Bayi

Katarak Sejak Bayi

Katarak sejak bayi bisa terjadi akibat penyakit bawaan orangtua maupun infeksi saat proses kehamilan. Jenis katarak yang diderita bayi ini adalah katarak kongenital atau penyakit selaput mata, yang merupakan suatu kondisi di mana lensa mata yang semula bersifat jernih berubah menjadi keruh dan kondisi ini terdeteksi setelah kelahiran.  Sebagian besar penyakit katarak diderita oleh pasien berusia lebih dari 60 tahun, tetapi katarak bawaan bisa dialami oleh anak-anak sejak kecil, dan ini perlu untuk diwaspadai untuk mencegah kebutaan. Meski jumlah penderitanya sedikit, yakni hanya 0.4 persen dari seluruh kelahiran hidup, ia mengatakan, katarak sejak bayi tidak bisa diremehkan begitu saja karena dapat mengakibatkan kebutaan permanen pada anak-anak.

Diperlukan peningkatan kewaspadaan masyarakat terhadap penyakit ini dan diimbau melakukan pemeriksaan mata anak sedini mungkin. Penyebab katarak sejak bayi bermacam-macam. Umumnya, karena terjadi infeksi pada kehamilan trisemester pertama. Infeksi bisa diakibatkan oleh virus rubella, toxoplasma, dan cytomegalovirus. Sementara, faktor lainnya disebabkan oleh faktor keturunan atau genetik, masalah metabolisme, ibu hamil penderita diabetes, trauma (benturan), inflamasi atau reaksi obat.

Khusus untuk infeksi kehamilan akibat rubella, bukan hanya bisa sebabkan katarak sejak bayi, tapi juga tuli dan masalah pada jantung. Oleh karena itu, kepada setiap ibu hamil sangat disarankan untuk memeriksakan diri kepada dokter guna mencegah infeksi kehamilan akibat virus rubella. Katarak Sejak Bayi

Seorang bayi yang menderita katarak sejak bayi dan tidak segera dilakukan langkah operasi akan mengakibatkan munculnya gejala ambliopia. Sederhananya, jika orang sampai ambliopia, pakai kacamata apapun penglihatan tidak bisa kembali normal.

Seperti Apa Ciri-Ciri Katarak Sejak Bayi ?

Ciri-ciri bayi mengalami katarak sejak bayi bisa dikenali dengan kasat mata. Di mana, pupil pada mata anak akan terlihat putih, bukan hitam.

Kondisi ini menyebabkan penglihatan anak tersebut menjadi kabur dan terbatas. Mereka juga sulit untuk mengenali objek yang kecil dan halus. Anak dengan masalah ini menunjukkan gejala silau pada cahaya matahari dan perkembangan fisik yang lambat dari anak normal yang lain. Penglihatan anak yang kabur ini juga mengganggu perkembangan otak. Umur sekitar empat bulan sampai dua tahun pertama sangat kritis untuk perkembangan mata dan otak anak. Katarak Sejak Bayi

Input visual yang dilihat akan dikirim ke otak untuk memungkinkan anak mengenali berbagai jenis objek. Jika proses ini terganggu, anak itu tidak dapat mengenali obyek yang dilihat karena bagian otak yang berperan mengontrol indera penglihatan tidak berkembang dan berfungsi dengan baik.

Fenomena ini juga disebut amblyopia atau mata malas. Anak dengan masalah ini hanya dapat mengenali objek yang besar dan ini akan mengganggu proses pembelajaran terutama kemampuan menulis dan membaca.

Segeralah membawa anak ke dokter spesialis mata jika mengalami gejala seperti yang disebutkan di atas. Sikap menunggu hingga anak tumbuh terlebih dahulu juga harus dihindari sebelum pasien mencapai amblyopia. Jika operasi dilakukan setelah pasien menunjukkan tanda-tanda ambylopia, kemampuan melihat pasien tidak lagi berada pada tingkat yang maksimal.

Penyakit katarak mata kongenital dapat diobati dan tidak seharusnya dibiarkan sehingga menyebabkan pasien menjadi buta. Janganlah kita sebagai orang tua membiarkan mereka tumbuh dalam dunia yang penuh kegelapan.

Lakukan pemeriksaan mata secara rutin untuk mendiagnosa dini, khususnya apabila Anda memiliki riwayat keluarga dengan kelainan bawaan yang menyebabkan penyakit katarak sejak bayi.

Katarak Sejak Bayi

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*