Pencegahan Katarak Senilis

Pencegahan Katarak Senilis

 

Pencegahan Katarak Senilis – Katarak Senilis adalah kondisi medis yang ditandai dengan akmulasi secara bertahap dari endapan seperti awan pada lensa mata. Katarak senilis juga dikenal dengan katarak yang berhubungan dengan usia. Menyebabkan terjadinya penglihatan buram dan menyulitkan kegiatan-kegiatan seperti membaca dan mengenali seseorang. Beberapa faktor risiko termasuk paparan sinar matahari, penggunaan kortikosteroid jangka panjang dan penuaan, tetapi pada beberapa kasus penyebabnya dapat diisolasi.

Pencegahan Katarak Senilis

Pencegahan Katarak Senilis

Apabila tidak ada kondisi yang menyertai, prognosis kebanyakan baik setelah operasi, apabila tidak dilakukan operasi kehilangan penglihatan tidak dapat dikembalikan. Adanya kondisi yang mendasari seperti diabetes biasnaya menyebabkan prognosis yang lebih buruk. Direkomendasikan pada individu dengan gejala seperti ini untuk segera berkonsultasi dengan seorang dokter. Komplikasi secara khas terjadi akibat diagnosis atau penanganan yang terlambat, dan dapat termasuk penurunan penglihatan yang menetap.

Katarak senilis sampai sejauh ini merupakan bentuk katarak yang paling sering didapatkan. Menurut perhitungan kira-kira 90 % dari insiden katarak seluruhnya adalah katarak senilis. 5 % dari orang berusia 70 tahun dan 10 % dari orang yang berusia 80 tahun menderita katarak dan membutuhkan tindakan pembedahan.

Jenis Katarak Senilis

Katarak senilis secara klinik dikenal dalam 4 stadium yaitu insipien, imatur,matur, dan hipermatur. Jenis-jenis katarak senilis adalah sebagai berikut :

  1. Katarak Insipien

Pada stadium ini kekeruhan lensa tidak teratur, tampak seperti bercak-bercak yang membentuk gerigi dangan dasar di perifer dan daerah jernih di antaranya.Kekeruhan biasanya terletak di korteks anterior dan posterior. Kekeruhan ini pada awalnya hanya nampak jika pupil dilebarkan. Pada stadium ini terdapat keluhan poliopia yang disebabkan oleh indeks refraksi yang tidak sama pada semua bagian lensa. Bentuk ini kadang menetap untuk waktu yang lama.

  1. Katarak Imatur

Katarak Senilis Adalah, Pada katarak imatur terjadi kekeruhan yang lebih tebal, tetapi belum mengenai seluruh lapisan lensa sehingga masih terdapat bagian-bagian yang jernih pada lensa. Terjadi penambahan volume lensa akibat meningkatnya tekanan osmotik bahan lensa yang degeneratif. Pada keadaan lensa yang mencembung akan dapat menimbulkan hambatan pupil, mendorong iris ke depan, mengakibatkan bilik mata dangkal sehingga terjadi glaukoma sekunder.Pada pemeriksaan uji bayangan iris atau sahadaw test, maka akan terlihat bayangniris pada lensa, sehingga hasil uji shadow test (+).

  1. Katarak Matur

Pada katarak matur kekeruhan telah mengenai seluruh lensa. Proses degenerasi yang berjalan terus maka akan terjadi pengeluaran air bersama hasil disintegrasi melalui kapsul, sehingga lensa kembali ke ukuran normal. Bilik mata depan akan berukuran kedalaman normal kembali. Tidak terdapat bayangan iris pada lensayang keruh, sehingga uji bayangan iris negatif.

  1. Katarak Hipermatur

Merupakan proses degenerasi lanjut lensa, sehingga masa lensa yang mengalami degenerasi akan mencair dan keluar melalui kapsul lensa. Lensa menjadi mengecil dan berwarna kuning. Bila proses katarak berjalan lanjut disertai kapsul yang tebal, maka korteks yang berdegenerasi dan cair tidak dapat keluar, maka korteks akan memperlihatkan sekantong susu dengan nukleus yang terbenam di korteks lensa. Keadaan ini disebut sebagai katarak Morgagni. Uji bayangan iris memberikan gambaran pseudo positif. Cairan / protein lensa yang keluar dari lensa tersebut menimbulkan reaksi inflamasi dalam bola mata karena di anggap sebagai benda asing. Akibatnya dapat timbul komplikasi uveitis dan glaukoma karena aliran melalui COA kembali terhambat akibat terdapatnya sel-sel radang dancairan / protein lensa itu sendiri yang menghalangi aliran cairan bola mata.

Pencegahan Katarak Senilis

Setiap orang yang terkena katarak mungkin tidak akan berpikir jika kelak menjadi buta karena katarak. Meskipu n katarak bisa disembuhkan dengan operasi namun pencegahan katarak secara alami sejak awal menjadi langkah yang sangat penting. Berikut ini adalah cara pencegahan katarak senilis yang bisa Anda lakukan sejak awal :

  1. Melakukan Pemeriksaan Mata

Melakukan pencegahan katarak secara alami dengan  periksakan ke dokter jika mengalami gangguan pada mata. Jangan menunda apapun jika anda merasakan gejala penyakit katarak walau sangat kecil.

  1. Hindari Paparan Asap Rokok

Bahaya asap rokok juga sangat berbahaya untuk mata, salah satunya bisa meningkatkan resiko terkena katarak. Asap mengandung nikotin yang sangat berbahaya termasuk zat kimia yang akan merusak kebersihan mata. Anda bisa mencoba untuk tidak terkena asap rokok sejak masih muda.

  1. Konsumsi Makanan Sehat

Sebuah penelitian membuktikan bahwa orang yang memiliki kadar gula darah tinggi atau penderita diabetes maka resiko katarak akan lebih besar dibandingkan orang sehat. Karena itu kemampuan tubuh untuk mengatasi gula darah yang tinggi ternyata juga sangat mempengaruhi mata. Untuk itu biasakan mengkonsumsi makanan yang sehat penuh dengan vitamin A, beta karoten, antioksidan, vitamin C dan vitamin E. Batasi jumlah konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dan gula.

  1. Lindungi Mata dari Sinar UV

Melindungi mata dari bahaya sinar UV memang sangat tepat dilakukan. Anda harus berusaha menggunakan kacamata saat bekerja atau menyetir pada siang hari. Bahaya sinar ultraviolet untuk mata, bisa mempercepat pembentukan katarak. Jika Anda tidak merasa nyaman dengan kacamata maka gunakan topi yang lebar untuk menutupi area mata.

  1. Jangan Minum Alkohol

Kebiasaan minum alkohol juga bisa meningkatkan resiko terkena katarak. Banyak orang yang memang tidak menyadari bahwa alkohol bisa merusak mata.

  1. Konsumsi Makanan Sumber Beta Karoten

Makanan yang mengandung beta karoten ternyata tidak hanya untuk mencegah kanker. Sebab makanan ini sangat baik untuk pencegahan katarak secara alami. Beta karoten adalah vitamin yang bisa larut dalam lemak karena itu sangat disarankan untuk dikonsumsi bersamaan. Makanan yang menjadi sumber beta karoten misalnya adalah kangkung, wortel, papaya, lobak, sawi, ubi jalar dan bayam. Mulai sekarang Anda bisa mengkonsumsi makanan ini setiap hari atau sesering mungkin.

  1. Konsumsi Makanan Tinggi Vitamin C

Antioksidan adalah bahan yang bisa mencegah proses stress oksidatif. Proses ini terjadi karena adanya zat radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh. Beberapa jenis makanan yang mengandung antioksidan terdiri dari vitamin C. ini adalah jenis vitamin yang bisa menghalangi proses terbentuknya katarak. Sangat disarankan untuk mengkonsumsi setidaknya 250 mg vitamin C untuk setiap hari demi pencegahan katarak. Beberapa sumber makanan yang disarankan untuk dikonsumsi adalah seperti jambu merah, jeruk, brokoli, sayuran berdaun hijau, kiwi, papaya, dan paprika.

  1. Konsumsi Makanan Tinggi Vitamin B2 dan B3

Berbagai jenis makanan yang mengandung vitamin B2 dan B3 ternyata sangat baik untuk menjaga kesehatan mata. Makanan yang mengandung vitamin B memang bukan termasuk dalam golongan antioksidan, namun mampu melindungi lensa mata dari katarak. Orang yang kekurangan niasin dan riboflavin akan mengalai resiko katarak yang lebih besar. Beberapa jenis makanan yang mengandung riboflavin adalah seperti daging tanpa lemak, yogurt, susu, almond, kopi dan bayam. Sementara makanan yang tinggi niasin adalah seperti ikan tuna, daging ayam tanpa kulit, kalkun, ikan salmon, kacang merah, jamur dan biji bunga matahari.

Itulah beberapa cara pencegahan katarak senilis yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi resiko terkena katarak. Semoga artikel mengenai pencegahan katarak senilis diatas dapat bermanfaat.

Pencegahan Katarak Senilis

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*