Penyakit Katarak Akibat Diabetes

Penyakit Katarak Akibat Diabetes

 

Penyakit katarak sering kali diderita oleh penderita diabetes, yang biasa disebut komplikasi akibat diabetes. Komplikasi yang sering terjadi pada diabetes tipe 1 dan 2 adalah diabetik retinopati, dimana hal ini menduduki peringkat ke-lima penyebab kebutaan di Amerika. Sebanyak 95% pasien diabetes tipe 1 dan 65% pasien diabetes tipe 2 yang memiliki penyakit ini lebih dari 20 tahun, pasti muncul tanda dari diabetik retinopati.

Penyakit Katarak Akibat Diabetes

Penyakit Katarak Akibat Diabetes

Penyakit katarak merupakan salah satu akibat dari gangguan penglihatan pada pasien diabetes dengan insiden dan progresif penyakit katarak yang meningkat pada pasien dengan diabetes melitus. Dengan meningkatnya insiden dari diabetes tipe 1 dan tipe 2, secara seimbang meningkatkan diabetik katarak. Walaupun operasi katarak merupakan tindakan yang paling sering dilakukan sebagai pengobatan yang efektif , perkembangannya untuk di hambat dan mencegah berkembangnya penyakit katarak pada pasien diabetes masih merupakan suatu tantangan .

Penyakit Katarak yang terjadi pada pasien diabetes melitus dapat terjadi dalam 3 bentuk :

  1. Pasien dengan dehidrasi berat , asidosis dan hiperglikemia nyata, pada lensa akan terlihat kekeruhan berupa garis akibat kapsul lensa berkerut. Bila dehidrasi lama akan terjadi kekeruhan lensa , kekeruhan akan hilang bila terjadi rehidrasi dan kadar gula normal kembali.
  2. Pasien diabetes juvenil dan tua tidak terkontrol , dimana terjadi penyakit katarak serentak pada kedua mata dalam 48 jam , bentuk dapat snow flake atau bentuk piring subkapsular
  3. Penyakit katarak pada pasien diabetes dewasa dimana gambaran secara histologik dan biokimia sama dengan katarak pasien non diabetik.

Pada kasus-kasus ini perlu dilakukan pemeriksaan urine dan darah untuk mengetahui kadar glukosa darah puasa.

Mengapa Penderita Diabetes Lebih Berpotensi Mengembangkan Penyakit Katarak?

Penderita diabetes adalah 2 – 4 kali lebih berpotensi mengembangkan penyakit katarak daripada bukan penderita diabetes. Sekarang, bagaimana diabetes dapat menyebabkan pembentukan penyakit katarak? Jawaban atas pertanyaan ini terkait dengan kadar glukosa darah pada penderita diabetes. Lensa kristal menjaga fungsi metabolisme dengan mengambil nutrisi (misalnya glukosa dan asam amino) dari akueous humor (cairan transparan yang mengisi ruang antara lensa dan kornea). Dalam kasus diabetes yang tidak terdiagnosis atau tidak terkendali, kadar glukosa dalam akueous humor meningkat. Maka, lebih banyak molekul glukosa diberikan kepada lensa. Akumulasi hasil glukosa dalam lensa membengkak mempengaruhi struktur protein dan sifat optik.

Perubahan ini mengganggu kapasitas visual dan tidak dapat diimbangi dengan kacamata koreksi konvensional. Seiring waktu, kelainan metabolik dan fungsional ini menyebabkan hilangnya tambahan transparansi lensa, terutama mengakibatkan kesulitan visual dan permanen.

Pengobatan Penyakit Katarak Pada Penderita Diabetes Dengan Herbal

Hal utama yang perlu diperhatikan untuk penyembuhan penyakit Katarak Pada Penderita Diabetes adalah dengan memperhatikan nutrisi tubuh setiap hari, nutrisi tubuh tentunya kita dapat dari bahan makanan yang kita makan, makanan terbaik adalah dengan memperbanyak asupan sayur dan buahan dalam menu harian kita dan tentu saja untuk memaksimalkan nutrisi kita juga perlu suplemen alami. S.Lutena/Super Lutein merupakan nutrisi herbal dari berbagai jenis buah dan sayuran yang benar-benar alami dan organik. Kandungan 100% herbal buah dan sayuran serta DHA ikan. S.Lutena/Super Lutein tidak hanya untuk Penyakit Katarak Pada Penderita Diabetes saja tetapi juga gangguan fungsi organ tubuh lainnya.

Obat Penyakit KatarakFungsi utama S.Lutena/Super Lutein adalah memperbaiki metabolisme tubuh dan mengoptimalkan fungsi seluruh organ tubuh agar berfungsi optimal dalam memperbaiki kerusakan sel/saraf pada setiap organ tubuh dan juga memperbaiki sistem imunitas tubuh.

S.Lutena Mengandung 6 Jenis karotenoid: Bahan utama S.Lutena ialah karotenoid. Karotenoid adalah pigmen organik yang terjadi secara alami di chromoplasts tanaman dan beberapa organisme fotosintetik lain. Karotenoid telah dikenal secara luas dalam beberapa tahun terakhir sebagai komponen penting dalam pencegahan penyakit dan hidup sehat. Karotenoid di SUPER LUTEIN termasuk lutein, zeaxanthin, a(alpa)-carotene, b(beta)-Carotene, Lycopene dan Crocetin.

S.Lutena (Nama Super lutein yang digunakan di Indonesia) adalah herbal yang sangat baik untuk kesehatan organ tubuh manusia secara keseluruhan. Super Lutein bisa digunakan sebagai suplemen harian untuk kebutuhan akan nutrisi tubuh atau digunakan sebagai herbal untuk pengobatan penyakit. Super Lutein berisi 6 jenis yang paling penting dari karotenoid, lima jenis nutrisi yang paling penting berdasarkan kebutuhan manusia dan mengkombinasikan fungsi vegetatif dengan proporsi yang terbaik. Super lutein juga berfungsi sebagai herbal antikanker yang telah direkomendasikan oleh 6600 dokter spesialis di dunia. Super Lutein juga berfungsi sebagai antiaging dan antioksidan yang mampu melakukan regenerasi sel tubuh yang rusak. Super lutein mampu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik sehingga berfungsi maksimal.

Mengapa harus Super Lutein (S. Lutena)? Peranan Super Lutein (S.Lutena) sebagai herbal untuk Membantu dalam penyembuhan berbagai penyakit dan lebih baik lagi digunakan sebagai suplemen harian dikarenakan kandungan 6 karotenoid dan 5 komponen penting dalam super lutein (S.Lutena) yang mempunyai andil dalam memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan membantu memperbaiki metabolisme tubuh yang tidak baik termasuk memperbaiki sistem metabolisme tubuh.

Pengobatan dengan suplemen herbal super lutein perlu waktu bertahap dan pasti. Dosis yang dianjurkan untuk penyembuhan penyakit berat misalnya penyakit katarak, glaukoma, kanker dll adalah:

  • Untuk 3 bulan pertama dosis 3 x 5 kapsul sehari
  • Untuk bulan selanjutnya disesuaikan dengan hasil dari tahap pertama, dan sebaiknya digunakan sebagai suplemen harian untuk menjaga dan mempertahankan kesehatan seluruh organ tubuh. Konsumsi dalam jangka panjang akan membuat tubuh menjadi lebih mudah dan yang terpenting tidak ada efek samping apa pun.

Super Lutein juga sangat ampuh untuk mengobati : Darah Tinggi , Kanker, Tumor, Migrain, Stroke, Diabetes Melitus, Jantung, Kolesterol, Sembelit, Kulit Kering, Nyeri Haid / Haid Tidak Normal, Borok / Luka, Nyeri Sendi, Sakit Pinggang, Penyakit Katarak, Rabun Jauh / Dekat, Eksim, Arteriosklerosis, Periodontosis, Mata Minus / Plus, Rabun Senja, Mata Silindris, Sakit Ginjal, Hepatitis, dsb.

Penyakit Katarak Akibat Diabetes

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*