Penyakit Katarak Lensa Mata

Penyakit Katarak Lensa Mata

 

Penyakit Katarak Lensa Mata

Penyakit Katarak Lensa Mata

Penyakit katarak adalah kekeruhan yang terjadi pada lensa mata, yang menghalangi sinar masuk ke dalam mata. Katarak terjadi karena faktor usia, namun juga dapat terjadi pada anak-anak yang lahir dengan kondisi tersebut. Penyakit katarak juga dapat terjadi setelah trauma, inflamasi atau penyakit lainnya.

Penyakit katarak sangat umum terjadi lebih dari setengah orang Amerika usia 65 dan lebih tua memiliki katarak (sering di kedua mata), dan diperkirakan bahwa hampir setiap orang akan mengembangkan satu jika mereka hidup cukup lama. Katarak butuh waktu lama untuk berkembang ke titik bahwa mereka adalah masalah serius bagi visi Anda. Ada beberapa jenis katarak; yang paling umum disebut katarak nuklir karena mempengaruhi bagian dalam lensa. Dalam bentuk yang disebut katarak kortikal, bagian luar lensa menjadi keruh.

Ada 3 (tiga) tipe katarak,yaitu;

  1. Katarak Nuklearis

Pada katarak nuklearis, penglihatan dekat biasanya baik sedangkan penglihatan jauh terganggu.

  1. Katarak Subkapsularis Posterior

Pada katarak subkapsular posterior, penglihatan dekat yang terganggu sedangkan penglihatan jauh tidak terganggu.

  1. Katarak Kortikalis

Pada katarak kortikal biasanya penglihatan tidak terganggu sampai axis penglihatan tertutup oleh katarak. Gejala yang lainnya lagi adalah penglihatan berbayang pada satu mata (diplopia monokular).

Penyakit katarak sering menyerang kedua mata, meski tingkat kondisi keduanya bisa berbeda. Penyakit ini dapat berkembang selama bertahun-tahun tanpa terasa oleh penderitanya. Katarak tidak menyebabkan rasa sakit atau iritasi. Penderita biasanya akan mengalami penglihatan yang samar-samar dan berkabut, selain itu akan muncul bintik atau bercak saat penglihatannya kurang jelas.

Penyakit katarak juga dapat memengaruhi pandangan Anda dengan cara sebagai berikut:

  • Mata yang sensitif terhadap cahaya yang menyilaukan.
  • Sulit melihat saat cahaya remang-remang atau sangat terang.
  • Semua menjadi terlihat ganda.
  • Semua terlihat seperti memiliki semburat kuning atau cokelat.
  • Ukuran lensa kacamata yang berubah.
  • Anda seperti melihat lingkaran cahaya di sekeliling cahaya terang, seperti lampu mobil atau lampu jalan.
  • Penglihatan warna yang memudar atau menjadi tidak jelas.

Faktor-faktor Penyebab Penyakit Katarak

Penyebab penyakit katarak belum diketahui secara pasti. Seiring dengan bertambahnya usia, protein yang membentuk lensa mata kian berubah. Hal ini menjadikan lensa mata yang tadinya bening, berubah menjadi keruh. Sampai saat ini, belum diketahui bagaimana proses penuaan dapat berujung pada perubahan protein di lensa mata.

Beberapa faktor lain yang akan mempertinggi risiko Anda terkena penyakit katarak:

  • Paparan mata terhadap sinar matahari untuk waktu lama.
  • Beberapa kondisi kesehatan seperti diabetes atau peradangan pada bagian tengah mata (uveitis) jangka panjang.
  • Meminum obat kortikosteroid berdosis tinggi dalam waktu lama.
  • Pernah menjalani operasi mata.
  • Riwayat katarak dalam keluarga atau keturunan.
  • Pola makan tidak sehat dan kurang vitamin.
  • Konsumsi minuman keras dalam jumlah banyak secara rutin
  • Merokok

Mencegah Penyakit Katarak Mata

Mencegah penyakit katarak mata bisa dilakukan dengan cara medis dan secara alami atau non medis. Berikut adalah beberapa cara mencegah penyakit katarak secara alami yang dapat Anda terapkan dirumah :

  • Periksakan ke dokter jika mengalami gangguan pada mata. Jangan menunda apapun jika anda merasakan gejala penyakit katarak walau sangat kecil.
  • Rutin mengkonsumsi sayuran dan buah yang mengandung vitamin C,A,dan E. Vitamin- vitamin tersebut telah terbukti dapat mencegah kemungkinan penyakit mata terutama katarak dan sebagai asupan gizi harian anda.
  • Menggunakan kacamata hitam di luar ketika di bawah terik matahari. Jika kita berada di luar rumah dan tepat di bawah terik matahari yang cerah, sebaiknya pakailah kacamata hitam agar menghindarkan dari radiasi sinar UV yang berasal dari radiasi matahari.
  • Minum segelas jus wortel setelah makan siang dapat membantu mencegah perkembangan gejala menjadi lebih parah. Karena jus wortel mengandung beta karoten yang membantu tubuh memproduksi vitamin A
  • Kunyit dan jahe yang juga dapat membantu menekan perkembangan pada mata katarak. Karena kunyit dan jahe bersifat antioksidan kuat anti peradangan.
  • Meningkatkan konsumsi bayam atau sayuran dari rumput laut untuk meningkatkan kesehatan mata dan memperlancar aliran darah.
  • Menghindari makanan cepat saji atau makanan yang mengandung lemak tak jenuh, gula dan jumlah tinggi sodium. Makanan yang di sarankan adalah makanan yang kaya akan magnesium seperti kerang, biji-bijian, telur dan sayuran hijau.

Itulah sekilas informasi mengenai cara mencegah penyakit katarak mata. Terima kasih karena anda telah membaca artikel mengenai cara mencegah penyakit katarak mata. Semoga artikel mengenai cara mencegah penyakit katarak mata diatas dapat menambah pengetahuan anda dan dapat bermanfaat untuk Anda.

Penyakit Katarak Lensa Mata

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*